Browse By

Pulang dari Sawah Lelaki Ini Dibacok Tetangganya Sendiri

Susanto menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan usai dibacok tetangganya, Husen, kemarin (20-8).

BESUK – Seorang warga Desa  Matekan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Susanto harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.  Kemarin (20/8), sekitar pukul 07.00 WIB, lelaki 50 tahun itu dibacok  tetangganya, Husen, 55.

Akibat bacokan celurit itu, Susanto mengalami sejumlah luka di bagian  tubuhnya. Di antaranya, luka cukup  parah di bagian dada kanan, perut kanan, paha kanan, dan jari tangan  kanan. Ia pun dilarikan ke RSUD  Waluyojati, Kraksaan, untuk menjalani perawatan medis.

Informasinya, kemarin sekitar  pukul 07.00 WIB, Susanto pulang  dari sawahnya dengan berjalan  kaki. Sampai akhirnya, dia menyusuri jalan di Gang Mangga Dusun Matekan Utara, Desa Matekan. Di sana, Susanto berpapasan  dengan Husen yang hendak ke  sawah.

Entah apa sebabnya, dua lelaki ini cekcok. Rupanya, cekcok itu membuat mereka sampai berkelahi dan terguling di tanah. Saat itu, Susanto berusaha mengambil  sebatang pohon palembang untuk  memukul Husen. Namun, kalah cepat dengan Husen yang langsung mendorongnya hingga  Susanto terjatuh.

Loading...

Saat terjatuh itulah, Husen berkali-kali membacok Susanto menggunakan  celurit yang dibawanya.  Usai membacok Susanto, Husen   kabur. Sedangkan, Susanto dibantu  warga dilarikan ke RSUD Waluyo Jati. Di sana, Susanto langsung  menjalani perawatan medis.

 Sejumlah keluarganya juga tampak  menunggu di luar ruangan tempat  Susanto dirawat. Mereka enggan memberikan keterangan terkait  kejadian ini. “Saya tidak tahu kejadiannya. Tapi, Bapak (Susanto)  tidak ada masalah pribadi,” ujar  anak Susanto, Fauzi, 28. Kapolsek Besuk AKP Muhammad  Dugel mengatakan, kasus penganiayaan berat ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya juga  masih memburu pelaku.

“Kami  masih selidiki motifnya. Karena hingga saat ini korban masih  belum dapat dimintai keterangan. Sedangkan pelaku masih dalam pengejaran,” ujarnya. Menurutnya, penganiayaan itu  terjadi saat korban pulang dari  sawah dan bertemu pelaku yang  kemudian cekcok hingga berkelahi. Akhirnya, pelaku membacok korban.

“Barang bukti yang diamankan hanya pakaian dan celana korban yang berlumuran  darah. Kami masih selidiki motif penganiayaan ini dan memburu pelaku,” jelasnya. (radar)

Incoming search terms:

  • pembacokan desa matekan
  • petani kraksaan kecamatan besuk dibacok