Browse By

Tim Gabungan Bekuk Pelaku Begal Polwan

Bripda puji lestari saat menjadi pasukan Nuri bentukan polres pasuruan Kota.

PASURUAN – Upaya Polres Pasuruan Kota untuk dapat mengungkap aksi perampasan motor seorang polwan beberapa waktu  lalu, terbilang cepat. Kini, dua  pelaku di antara komplotan begal yang beraksi di Desa Tambakrejo,  Kecamatan Kraton, Kabupaten  Pasuruan, itu telah diamankan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Riyanto membenarkan hal itu. Menurutnya, saat ini masih dilakukan pengembangan terkait  dengan keberadaan pelaku lain. “Ya (memang sudah ada yang ditangkap), masih pengembangan,” ujarnya kepada koran ini.

Riyanto mengatakan, penangkapan dilakukan bersama tim dari polda Jatim, pimpinan AKBP C Tambunan. Riyanto tak menyebut jumlah komplotan pelaku begal yang merampas motor polwan anggota  Polsek Gadingrejo itu. Hanya saja,  ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku lain.

Menurutnya, dengan tertangkapnya  dua orang pelaku itu, diharapkan  akan mempermudah penyelidikan terhadap pelaku lain. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang polwan anggota Polsek Gadingrejo menjadi korban begal.

Loading...

Polwan berpangkat Bripda itu dicegat kawanan begal yang mengenakan pakaian serba gelap saat melintas di Jalan Raya Kraton, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton,  Kabupaten Pasuruan. Saat itu, ia tengah berangkat dinas sebagai bintara SKCK di Polsek   Gadingrejo pada Senin (14/5)  pukul 04.30.

Bripda Puji Lestari yang beralamatkan di Surabaya, itu bermaksud untuk menuju ke mesnya yang tak jauh dari Polsek Gadingrejo. Itu, dilakukan untuk mengambil seragam sebelum berdinas hari itu.  Pasca kejadian, tak hanya motornya yang raib.

Namun, dua buah ponsel, sejumlah surat penting  seperti KTP, SIM, dan KTA pun turut dibawa kabur pelaku lantaran  semua barang berharga itu disimpan di dalam jok motor. Jajaran polsek di wilayah timur sempat  berupaya menghadang komplotan  pelaku yang kabur ke arah timur itu.

Meski polisi sempat melacak  ponsel korban melalui GPS, sesaat  setelah itu upaya tracking itu juga pupus, diduga pelaku telah mematikan ponsel korban. (radar)