Browse By

Pedagang Pasar Kronong Mulai Direlokasi

Suasana TPS Pasar Kronong di Mayangan di hari pertama relokasi, kemarin masih sepi.

Hari Pertama Masih Sepi

MAYANGAN – Proses renovasi  Pasar Kronong di Mayangan mulai dilakukan. Sejak kemarin (17/8), 204 pedagang pun mulai berjualan di tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Kronong. Namun, hari pertama berjualan di lokasi  baru itu terbilang sepi.

Seperti diungkapkan Nur, 38, pe dagang Pasar Kronong. Menurutnya, hari pertama berjualan  di lokasi baru masih sepi pembeli. “Wajar lah. Pembeli mungkin  belum banyak yang tahu lokasi  baru ini,” ujarnya. Selain itu, menurutnya, berjualan di lokasi baru membuat pembeli kesulitan mencapai pedagang langganannya. Sebab, posisi berjualan berubah total.

“Tapi, ini kan sementara saja. Lagian kita di TPS ini juga paling lama cuma empat bulan,” ujar pe dagang kelontong warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Mayangan, ini. Hal senada disampaikan Nimuyah, 50, pedagang kelontong  yang lain.

Loading...

“Ini hari pertama pindah ke TPS. Wajar kalau masih sepi pembeli. Langganan kami  juga masih cari-cari tempat  penjual. Kalo di tempat lama kan langsung ketemu,” ujarnya. Di sisi lain, menurut Nimuyah,  hari ini (kemarin, Red.) adalah  tanggal merah. Banyak langganannya, terutama karyawan KTI yang libur. Sehingga, penjualannya  relatif sepi dibandingkan hari  aktif kerja.  

Meski demikian, Nimuyah dan  Nur menilai, lokasi TPS Pasar Kronong cukup strategis untuk  berjualan. “Tapi, tempat ini cukup  bagus buat jualan. Yang penting aman dari panas dan hujan,”  ujarnya.  Sementara itu, TPS Pasar Kronong menempati fasilitas parkir Kargo Mayangan.

Kemarin, kondisinya belum begitu normal. Masih banyak pedagang yang sibuk menata bedak-nya. Pembangunan TPS Pasar Kronong sendiri dikerjakan oleh CV  Cahaya Terang, pada 9 Juni – 7 Agustus 2017. Dengan anggaran  sebesar Rp 291 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum  (DAU).

Di sisi lain, renovasi sendiri  di lakukan setelah semua pedagang Pasar Kronong pindah ke TPS. Gatot Wahyudi, kepala  DKUPP Kota Probolinggo menargetkan, paling lambat awal  September 2017, renovasi Pasar  Kronong dimulai.

“Perbaikan akan dilakukan selama 100 hari. Mulainya menunggu semua pedagang pindah.  Paling lambat awal September  tahun ini renovasi dilakukan,” ujarnya. (radar)