Browse By

Polisi Bekuk Pencuri dan Penadah Sepeda Motor

Irul dan Sundari

PASURUAN – Irul, 21 dan Sundari, 43, warga Desa Gratitunon, Kecamatan Grati kini harus melewati hari-harinya di balik jeruji besi. Keduanya diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Keduanya memiliki peran  masing-masing. Irul diduga sebagai pencuri. Sementara Sunardi jadi penadah motor curian itu. Keduanya dibekuk tim  buser Polres Pasuruan Kota,  Sabtu malam (12/8) lalu. Penangkapan kedua pelaku  itu bermula dari aksi pencurian   yang dilakukan pada Sabtu siang (12/8).

Yang jadi korbannya adalah Eko Prasetyo, 26, petani asal Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 9.00,  Eko Prasetyo, meninggalkan motor Honda Mega Pro miliknya di tepi area persawahan.

Saat itu, ia hendak mengairi sawahnya yang terletak tepat di belakang  PT Patal, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Nah, saat kembali dari sawah  sekitar pukul 10.00, ia mendapati motornya sudah raib. “Korban selanjutnya melaporkan  kehilangan motornya itu ke Mapolsek Grati. Atas dasar laporan itu, kami melakukan penyelidikan. Kami bergerak cepat dengan menelusuri pelaku dengan  keterangan saksi-saksi,” ungkap AKP Riyanto, Kasat Reskrim  Polres Pasuruan Kota.

Loading...

Semula, penyelidikan memang  berlangsung alot. Riyanto menyebut, pihaknya menyebar anggota ke beberapa titik yang  ditengarai kediaman terduga pelaku. Pada petang hari, petugas berhasil menemukan pelaku curanmor. Yakni Irul, 21.

“Tersangka  curanmor kami tangkap di rumahnya, kami juga menemukan  barang bukti seperti motor  tersangka dan sebuah kunci T yang   digunakan saat beraksi siang harinya,” tambah perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Usai menangkap Irul, polisi melakukan pengembangan. Hasilnya, ada nama Sundari yang diduga kuat jadi penadah motor  curian itu. “Tersangka Irul menjual motor curian itu seharga  Rp. 2,5 juta kepada tersangka Sundari,” jelas Riyanto.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini, kedua tersangka telah ditahan  di sel Mapolres Pasuruan Kota. Keduanya dijerat dengan Pasal  363 KUHP tentang Pencurian.  Kepada penyidik, tersangka  Irul mengakui telah melakukan  aksi yang sama, beberapa kali.  “Tersangka mengaku telah beraksi sebanyak lima TKP di wilayah Kabupaten Pasuruan,” tandasnya. (radar)