Browse By

999 CJH Hari ini ke Makkah

Suasana pemberangkatan CJH Kota Probolinggo kemarin (13/8).

PROBOLINGGO – Sebanyak 999 calon  jamaah haji (CJH) Probolinggo kemarin  berangkat ke asrama haji Sukolilo. Pelepasan   CJH dilakukan oleh Bupati dan Wali Kota. Setelah ke asrama haji, hari ini ke-999 CJH
akan berangkat menuju Makkah.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo,  pelepasan CJH kemarin berjalan lancar. Tangis  syahdu melepas kepergian CJH, saat keluarga ikut mengantarkan. Di Kabupaten Probolinggo, CJH asal Kabupaten Probolinggo diberangkatkan Bupati Puput Tantriana Sari dari wisata Miniatur Kakbah di Desa Curahsawo, Gending.

“Kami mendoakan supaya calon jamaah sehat walafiat, sehingga dapat menjalan rukun, wajib,   dan sunah-sunah haji dengan baik,” terang Bupati. Pihaknya mengatakan, tidak ada kendala berarti pada proses pemberangkatan haji tahun ini.

Hal tersebut berkat koordinasi yang baik antara Kemenag dan KUA di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.  “Kami berharap para jamaah  untuk mengutamakan kesehatannya, perjalanan fisik 40 hari butuh kesiapan fisik yang baik.  Informasi yang kami dapat, suhu   cuaca di Makkah dan Madinah mencapai 47-48 derajat celcius,  bahkan bisa mencapai 50 derajat   celcius,” terangnya.

Loading...

Beberapa jamaah telah berusia lanjut. Pihaknya mengaku kompak bersama ketua regu dan ketua rombongan untuk koordinasi.  “Baik rombongan I dan II, kami  tergabung di KBIH NU Kota Kraksaan, sehingga apapun yang menjadi kendala, kesulitan, dan  keluhan jamaah, kebersamaan  perlu kami jaga, bahkan kami punya grup medsos WA, salah  satu cara memberi pelayanan  kepada jamaah,” terangnya.

Sementara di Kota Probolinggo, pelepasan sebanyak 205 CJH  di berangkatkan menuju tanah  suci dengan menggunakan pesawat terbang Saudi Airlines  dengan nomor Penerbangan SV  5115. Rombongan CJH Kota Probolinggo berangkat dalam kloter  53 bersama dengan jamaah dari  Kota Surabaya.

Rombongan kloter 53 akan berangkat dari bandara Internasional Juanda pada pukul 15.55 WIB dan sampai di Jeddah pada pukul 22.15.  Dari 205 CJH ini, 30 di antaranya masuk dalam pendampingan petugas kesehatan. Hal ini karena faktor penyakit maupun dari usia   CJH yang sudah sepuh.

“Ada 4 orang yang menggunakan kursi roda. Ada yang karena sepuh  dan khawatir kecapekan saat melakukan ibadah, maka menggunakan kursi roda,” ujarnya.  Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Rukmini yang melepas CJH kemarin berpesan agar CJH menjadi tamu Allah yang baik.

“Selalu menjaga kesehatan baik fisik dan  mental serta cepat ber  adaptasi  dengan lingkungan. Jangan lupa di Tanah Suci juga berdoa agar Indoensia bebas dari kemelut dan bencana,” pesannya. Dalam keberangkatan kemarin,  tidak semua CJH Kota Probolinggo berangkat. Karena ada 2 CJH yang  akan berangkat dengan kloter   dari daerah lain. (radar)