Browse By

16 CJH Pasuruan Gagal Berangkat

Loading...

Koper CJH Kabupaten Pasuruan saat diangkut menuju truk. Hari ini, seluruh CJH akan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo.

PASURUAN – Ribuan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten/Kota Pasuruan bertolak ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (12/8). Namun, tidak semua CJH berangkat. Tercatat ada 16 CJH di Kabupaten/Kota Pasuruan yang tidak berangkat. Empat belas di antaranya ditunda, sedangkan 2 lainnya dibatalkan karena keduanya meninggal.

Dengan begitu, maka dipastikan CJH asal Kabupaten Pasuruan yang berangkat 1.135 orang. Mereka tergabung dalam kloter 47, 48, dan 49 embarkasi Juanda Surabaya. Itu, setelah adanya 14 CJH yang keberangkatannya tertunda dan batal.

“Ada 12 calon jamaah haji yang keberangkatannya pada tahun ini tertunda. Akan tetapi, mereka akan tetap berangkat pada tahun depan,” kata Imron Muhadi, kasi Penyenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan.

Imron–sapaan akrabnya–menyebut, tertundanya keberangkatan 12 CJH itu disebabkan alasan kesehatan. Ia menyebut, ada satu jamaah yang menderita kanker, satu jamaah yang tengah hamil.

Loading...

Selain sakit, ada empat jamaah yang ingin berangkat bersama istrinya. Sementara istrinya belum masuk kuota keberangkatan tahun ini. “Sedangkan enam CJH lainnya, karena alasan lainnya,” imbuh Imron.

Selain CJH yang tertunda keberangkatannya, ada dua CJH yang dipastikan tak jadi berangkat. Yakni, M Sifa dan Buadi Marsal. Keduanya meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan. Imron menegaskan, pihaknya akan mengembalikan Ongkos Naik Haji (ONH) dua jamaah tersebut. “Karena keberangkatan yang bersangkutan batal, tentu kami akan segera mengembalikan ONH-nya,” tukasnya.

Sementara itu, CJH asal Kota Pasuruan terdapat 303 yang berangkat Sabtu (12/8). Itu, setelah dua CJH lainnya, dipastikan menunda keberangkatannya. Kasi PHU Kemenag Kota Pasuruan M Ismail mengungkapkan, bahwa penundaan dua CJH tersebut dikarenakan alasan yang berbeda.

“Seorang CJH memang ada rekomendasi dari dokter untuk menunda keberangkatan. Lantaran mengidap sakit gagal ginjal yang mengharuskannya untuk dua kali cuci darah dalam seminggu,” katanya.

Semantara, seorang CJH lainnya juga jauh hari sebelumnya telah menunda keberangkatannya. Alasan penundaan itu dikarenakan yang bersangkutan masih belum siap secara mental.

“Kalau yang CJH menunda karena alasan belum siap mentalnya. Kemungkinan besar akan berangkat tahun depan. Namun, untuk CJH yang mengharuskan dua kali cuci darah dalam seminggu itu, kami belum dapat memastikan kapan akan berangkat. Yang jelas, akan kami koordinasikan masalah kesehatannya dengan pihak terkait,” katanya.

Sementara itu, ribuan CJH sudah mulai menyerahkan koper ke kantor Kemenag masing-masing, Jumat (11/8). Pengumpulan koper sebelum jadwal keberangkatan, untuk memudahkan CJH. Sehingga, CJH hanya membawa tas kecil yang dikalungkan. Isinya hanya paspor, visa, dan juga uang. (radar)

loading...