Browse By

SK Belum, Honor GTT Kabupaten Probolinggo Bakal Dirapel

Ilustrasi

KRAKSAAN – Sebanyak 2.361 guru tidak tetap (GTT) yang lulus tes dan berhak diangkat berdasarkan surat keputusan (SK) Bupati, sejauh ini memang belum mengantongi SK-nya. Namun, masalah honor tak perlu khawatir. Sebab, Pemkab Probolinggo berencana memberikan honor terhitung sejak tanggal pengangkatan, 1 Juli.

Kini, alokasi tambahan anggaran untuk honor ribuan GTT itu sudah diajukan dalam pembahasan Perubahan APBD 2017 (P-APBD 2017). Pencairannya juga direncanakan dirapel.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan, proses penataan dan penempatan ribuan guru yang lulus rekruitmen itu butuh waktu lama. Sebab, pihaknya harus menata dan menempatkan sesuai kebutuhan.

“Proses penataan dan penempatan ribuan GTT itu yang butuh waktu lama memang. Karena 2.361 GTT itu harus ditempatkan sesuai kebutuhan dan tidak boleh ada sekolah yang kelebihan guru. Banyak pertimbangan atau aspek juga dalam penataan GTT itu,” ujarnya saat ditemui di ruang Madakaripura Lantai V Gedung Bupati Probolinggo.

Loading...

Namun, Dewi mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan proses penataan dan penempatan ribuan GTT itu. Kini, tinggal proses penerbitan surat keputusan (SK) Bupati yang ada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Kalau pengangkatannya tertanggal 1 Juli 2017. Tapi, proses penertiban SK sendiri tetap butuh waktu. Karena GTT yang akan diangkat SK Bupati itu sebanyak 2.361 guru,” jelasnya.

Disinggung soal honor ribuan GTT itu, Dewi menjelaskan, sesuai peraturan daerah (perda), GTT yang diangkat berdasarkan SK Bupati mendapatkan honor sekitar Rp 700 ribu per bulan. Sebelumnya, mereka hanya mendapat honor daerah, baik dari APBD ataupun APBN sekitar Rp 400 ribu.

Karenanya, butuh anggaran tambahan untuk dapat memenuhi honor ribuan GTT yang kini diangkat berdasarkan SK Bupati itu.

“Honor GTT itu nanti dana sharing dari dana BOS (bantuan operasional sekolah) dengan APBD. Kami sudah mengajukan di P-APBD 2017. Saat ini, pembahasan KUA-PPAS P-APBD sudah selesai. Tinggal pembahasan P-APBD. Kami berharap pengajuan anggaran honor GTT itu disetujui dan honor GTT bisa dirapel,” ujarnya. (radar)