Browse By

Kunjungi Anak di Pondok, Pasutri Dibegal

Arifin (kiri) dan Sofiya usai dibegal di Desa Kandung, Kecamatan Winongan, siang kemarin.

WINONGAN – Aksi begal kembali  terjadi di Pasuruan, siang kemarin (8/8). Kali ini yang menjadi korbannya   adalah Arifin dan Sofiya, pasangan  suami-istri (pasutri) asal Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo,   Kota Pasuruan. Insiden itu terjadi  saat pasutri ini hendak mengantarkan bekal anaknya ke pondok.

Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.30. Siang itu Arifin dan Sofiya mengendarai motor Honda Beat  warna putih kombinasi merah. Keduanya hendak menuju Ponpes Assolchah Podokaton, di Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Saat perjalanan memasuki  Desa Kandung, Kecamatan Winongan, keduanya dipepet oleh empat pelaku yang mengendarai dua motor. Dua di antara empat pelaku, membawa pedang dan celurit. Begitu memepet motor korban, salah satu pelaku  mencoba mematikan mesin motor dengan memutar kunci  kontak.

Merasa akan menjadi korban  kejahatan jalanan, Arifin yang mengemudikan motor, mencoba melawan. Tapi, karena kurang sigap, akhirnya motor yang  dikendarai pasutri ini terjatuh.  “Saat motor terjatuh, penumpang  yang perempuan (Sofiyah), bahkan sempat ter tindih,” beber  Arif, salah satu warga sekitar.

Loading...

Saat itu Arif merasa, insiden tersebut dikira kecelakaan. Arif berusaha ingin menolong. Namun, saat hendak keluar rumah, dia melihat ada pelaku yang  membawa pedang dan celurit.   “Akhirnya saya berhenti sejenak untuk memastikan. Baru tahu  itu insiden begal saat korban  yang perempuan ngomong, jupuken sepedaku ae (ambil saja motorku, Red),” beber Arif.

Salah satu pelaku membacok  kepala Arifin. Namun, korban tak terluka karena bacokan mengenai helm Arifin. Seketika itu juga  Arif yang melihat kejadian itu,   langsung berteriak maling. Tapi,  rupanya pelaku lebih cepat. Begitu mendengar ada suara teriakan warga, empat pelaku langsung kabur ke arah selatan.

“Kejadiannya sangat cepat.  Seusai dibegal warga termasuk  saya langsung menghampiri.  Kasihan sekali korban karena   terjatuh dan motornya amblas  dibawa pelaku. Bahkan, pelaku   juga membawa kabur bekal yang  ada di motor. Padahal, bekal itu  mau diantarkan ke pondok,” beber Arif.

Sementara itu, aksi begal direspons pihak kepolisian. Selang  beberapa menit, petugas dari Polsek Winongan tiba di lokasi.  “Kami juga langsung menyebar anggota. Mencoba  mempersempit jalur para pelaku. Doakan   kami agar berhasil meringkus pelakunya,” beber AKP Handoyo,   kapolsek Winongan. (radar)

Incoming search terms:

  • desa trongso kel bogem