Browse By

Suami Menjadi Surganya Istri

Hj. Qurrota A’yunin saat memberikan taushiyah-nya kepada peserta Ngaji Bersama, Senin (7-8)

KRAKSAAN – Ribuan muslimah memadati Gedung Islamic Centre, Kota Kraksaan, untuk mengikuti kegiatan “Ngaji Bersama Dra. Hj. Qurrota A’yunin”, kemarin (7/8). Kegiatan yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Probolinggo dan juga  didukung Jawa Pos Radar Bromo itu, mendapat apresiasi dari seluruh undangan yang hadir.  Total, ada sekitar 1.300 undangan yang hadir dalam acara yang  bertema “Indahnya Islam dalam  Mem bangun Keluarga”.

Ribuan  jamaah ngaji bersama itu tampak  antusias mengikuti taushiyah  Umi Uyun–sapaan akrab Qurrota A’yunin –. Sebab, penceramah kelahiran Pasuruan itu, pandai  menyisipkan pesan taushiyah  dengan hiburan lagu. Jamaah pun dibuat larut dengan pesan- pesan dakwahnya.

Hadir dalam acara ngaji bersama itu, Ketua Tim Penggerak PKK  Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbil Prihanjoko dan Hj. Yuni Nawi, selaku ketua Gabungan  Organisasi Pengelola Taman   Kanak Kanak Indonesia (GOP TKI) Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, hadir Forkopimda, PC  Muslimat dan Fatayat NU Kraksaan, pengurus Dharma Wanita, PKK, IGTKI, dan lainnya.  Hj. Yuni Nawi mengatakan, acara ngaji bersama tahun ini kem bali digelar setelah tahun lalu sukses. Pihaknya, ingin istiqamah menyelenggarakan kegiatan bertemakan dakwah Islam.

Loading...

“Semoga dengan ngaji bersama ini, bisa istiqamah  untuk belajar menjadi lebih baik  lagi,” harapnya. Pertama kali menyapa jamaah,  Umi Uyun menyanyikan sepenggal  lagu dangdut berjudul Kekasih  Dunia Akherat yang dipopulerkan  Rita Sugiarto.

Ia mengatakan, surga dunia itu ada empat. Pertama  makan, minum, tidur, dan terakhir jima’ alias hubungan suami-istri. “Dalam kitab kuning dijelaskan,  saat malam Jumat, jika seorang  istri mencium tangan suami, maka pahalanya sama halnya mencium hajar aswad. Pahalanya besar,” katanya.

Ia juga berpesan  pada jamaah untuk tidak meninggalkan kewajiban salat lima  waktu. Terutama Salat Subuh,  karena selama ini banyak yang  meninggalkannya. “Salat yang memang berat dilakukan adalah Salat Subuh.  Walaupun dua rakaat, godaannya   luar biasa. Apalagi pengantin  baru,” katanya disambut gelak  tawa undangan.

Umi mengatakan, kunci bagi perempuan untuk mendapatkan surga adalah mengerjakan puasa dan menjaga kehormatan, terutama  taat pada suami. “Suami adalah pakaian dari kehormatan kita. Sebagai seorang istri, kita harus menjaga dengan baik,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut, juga ditampilkan dai-dai cilik serta penampilan samroh. Serta, penyerahan trofi dan piagam lomba Dai Kids. (radar)