Browse By

Empat Kakek Jadi Tersangka Judi

Empat tersangka judi diamankan di Mapolres Probolinggo. Bersama mereka, polisi juga mengamankan 27 unit sepeda motor. Salah satunya berpelat merah.

Juga Amankan Motor Pelat Merah

KRAKSAAN – Praktik perjudian di Desa Jatisari, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, terus didalami Satreskrim Polres Probolinggo, Jumat (4/8). Sejauh ini, penyidik telah menetapkan empat tersangka atas kasus  judi dadu.

Sedangkan, dalam kasus perjudian sabung ayam, para pelaku berhasil kabur.  Selain itu, polisi juga menyita 27 unit sepeda  motor. Dari 27 sepeda motor itu, satu diantaranya berpelat merah. Namun, sejauh ini polisi belum  memastikan sepeda motor bernopol N 2147 NP itu sepeda motor dinas atau sepeda motor pribadi yang menggunakan pelat merah.

Keempat tersangka itu sama-sama sudah sepuh. Yakni, Priyadi alias Armin, 53, warga Desa Sepoko, Kecamatan Sumber; Mistar alias  Yanto, 50, warga Desa Wonosari, Kecamatan  Kuripan; Surasmat, 57, warga Desa Cepoko, Kecamatan Sumber; dan Bedi Samsul, 55, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran.

Loading...

Tersangka Mistar mengaku, hanya disuruh  dan menjadi tukang kosok dalam perjudian  dadu itu. Katanya, sekali pasang para pejudi  tidak sama. Ada yang Rp 5.000 sampai Rp 10  ribu. “Saya hanya disuruh jadi tukang kocok  judi dadu. Biasanya dikasih Rp 20 ribu,” ujar  kakek tiga cucu tersebut kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Hariyanto Rantesalu mengatakan, tim khusus bentukan Kapolres Probolinggo menindaklanjuti laporan masyarakat soal  adanya praktik perjudian ini. Dalam laporan   itu, disebutkan ada perjudian sabung ayam  di rumah warga yang mengadakan hajatan. Setelah digerebek, ternyata di sana ada   perjudian dadu dan sabung ayam. Namun, para pejudi sabung ayam itu berhasil kabur.

“Kami hanya berhasil mengamankan empat tersangka judi dadu dan barang buktinya.  Sedangkan, para penjudi sabung ayam berhasil melarikan diri,” katanya. Kini, para tersangka ditahan di Mapolres Probolinggo. Begitu juga dengan 27 unit sepeda  motor sebagai barang bukti.

“Satu unit motor yang diamankan juga ternyata motor pelat merah. Kami masih belum pastikan itu motor dinas atau motor pribadi menggunakan pelat  merah. Kami masih selidiki itu,” ujar Hariyanto. (radar)