Browse By

Begal Pelajar, Pelaku Babak Belur Dimassa

Imron (kanan) yang kini sudah menjadi tahanan Polsek Maron usai ditangkap Kamis (3-8) lalu.

MARON – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal terhadap pelajar SMA di jalan Desa Pegalangan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, berhasil  digagalkan warga. Imron, 25, tersangka begal asal Desa Pikatan,  Kecamatan Gending, berhasil ditangkap warga. Pelaku juga harus merasakan bogem mentah warga yang  kesal dengan maraknya aksi begal.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, peristiwa begal itu terjadi Kamis (3/8) lalu, sekitar pukul 17.30.  Saat itu, Imron mengincar motor  Sri Nurlita Finan Jannah, 17,  pelajar asal Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron. 

Kapolsek Maron AKP Budi Handoko mengatakan, aksi begal dilakukan pelaku saat korban Nurlita, yang merupakan pelajar kelas XII, SMAN 1 Gending, hendak pulang ke rumahnya, setelah selesai mengurus persiapan rencana  kegiatan Pramuka ke luar kota.

Saat melintas di tempat kejadian  perkara, tiba-tiba tersangka   menghadang dan merampas sepeda motor korban. Karena tak berani melawan, pelaku dengan mudah merampas motor  dan kemudian melarikan diri. Apalagi saat itu pelaku mengancam korban dengan senjata tajam  (sajam) jenis celurit.  

Loading...

“Tersangka merampas sepeda motor dengan mengancam korban menggunakan sajam. Tapi, tersangka tidak sampai melukai korban. Korban yang masih anak di bawah umur, langsung ketakutan saat dihadang dan diminta  menyerahkan sepeda motornya,”   terangnya.

Saat Imron kabur, korban pun berteriak minta tolong. Tidak  lama kemudian, ada warga yang   melintas di jalan tersebut dan langsung mengejar pelaku sambil  berteriak maling. Teriakan itu  di dengar warga lainnya. Mereka  kemudian bersama-sama mengejar pelaku yang lari ke arah  jalan Desa Brumbungan Kidul,   Kecamatan Maron. 

Hingga akhirnya, tersangka Imron pun berhasil dikejar dan di tangkap oleh warga di jalan Desa Brumbungan Kidul tersebut. “Tersangka ditangkap oleh  warga dan sempat diamuk massa. Anggota saya dipimpin Kanit  Reskrim, yang saat itu menggelar patroli, langsung mendatangi lokasi tersangka ditangkap warga,” ungkapnya.

Imron dan barang bukti sepeda  motor Honda Beat Nopol N 6392  PK, milik korban berhasil diamankan. Kini, tersangka tengah mendekam di tahanan Mapolsek Maron guna pengembangan lebih lanjut. “Tersangka dijerat dengan  pasal 365 KUHP tentang Pencurian  dengan Kekerasan. Ancaman hukuman maksimal selama 9  tahun penjara,” katanya.

Sejauh ini, dikatakan Kapolsek, hasil pemeriksaan terhadap tersangka Imron, pengakuan awal hanya melakukan aksi curas.  Namun, dari pengembangan yang dilakukan polisi, tersangka  ternyata terlibat aksi kriminal di  6 TKP. Mulai kasus curanmor sampai tipu gelap.

Aksi kriminal lain seperti tipu  gelap diketahui polisi, setelah sejumlah korban mendatangi mapolsek untuk melaporkan kasus  tersebut. ”Tersangka tidak pernah  ditahan sebelumnya. Tapi, diduga  kuat tersangka Imron ini terlibat kasus pidana lainnya. Sekarang   kami masih kembangkan,” tambahnya. (radar)

Incoming search terms:

  • lihat aksi begal di pegalangan maron