Browse By

Budaya Lokal Meriahkan Pawai Pendidikan di Probolinggo

Budaya Lokal Meriahkan Pawai Pendidikan di Probolinggo

KRAKSAAN – Sedikitnya 1.920 peserta  memeriahkan pawai awal tahun pendidikan (ATP) 2017-2018 di Kabupaten Probolinggo,  kemarin (05/08). Beragam seni budaya  lokal pun ditampilkan oleh 24 kontingen yang berasal dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

Start di depan kantor PMI Kabupaten Probolinggo di Kraksaan,  pawai dilepas pukul 09.00 oleh Asy’ari, Plt Sekda Kabupaten Probolinggo. Pawai pun mampu menghipnotis ribuan warga Kabupaten Probolinggo yang sejak  pagi menyemut di sepanjang  rute yang dilalui pawai.

Apalagi, panitia memberikan kesempatan pada tiap kontingen  untuk tampil selama 3 menit di  titik start. Mereka pun beratraksi  di depan undangan yang berada  di selatan jalan. Baru kemudian,  arak-arakan pawai bergerak ke barat sejauh 2,5 kilometer dan finish di  Jalan Kartini, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

Yang menarik, semua warga sekolah menjadi peserta pawai. Tiap kontingen diikuti minimal  80 orang. Mulai siswa, guru, tenaga pendidik, komite sekolah dan unsur lain dalam dunia pendidikan. Mereka tampil mewakili masing-masing kecamatan.

Loading...

Kearifan lokal menjadi ciri khas dalam agenda tahunan yang memasuki tahun keempat tersebut. Beragam penampilan seni  dan budaya masing-masing Kecamatan di Kabupaten Probolinggo berhasil disuguhkan dengan atraktif dan menghibur.

“Meski panas dan berdesak- desakan, pawai pendidikan ini  sangat menghibur. Ternyata, kebudayaan dari daerah-daerah di Kabupaten Probolinggo sangat beragam. Mudah-mudahan pawai ini diadakan terus tiap tahun,” ujar Tofir, warga Desa Kotaanyar  yang menyaksikan pawai.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Dewi Korina mengatakan, salah satu tujuan pawai  yaitu menumbuhkan cinta tanah air melalui seni dan budaya. Sebab, selain untuk memberi semangat kepada dunia pendidikan di tahun ajaran 2017-2018, juga untuk memperingati  HUT ke merdekaan RI.  “Pawai ini sekaligus sebagai semangat untuk menguatkan Kota Kraksaan sebagai city of  carnival,” katanya. (radar)