Browse By

Jembatan Retak Bikin Macet Panjang

Petugas memberlakukan sistem buka tutup untuk kendaraan yang melintas di jembatan Pajarakan, Kecamatan Pajarakan.

PPK Minta Tiga Hari  untuk Perbaikan

KRAKSAAN – Keretakan pada  jembatan Pajarakan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, membuat Jalan Raya Pantura Pajarakan sampai Kraksaan, macet panjang. Macet terjadi dua hari terakhir. Bahkan,  seharian kemarin kemacetan  sampai sepanjang 3 km.

Penyebab retak pada jembatan Pajarakan, karena besi penyangga jembatan ada yang lepas. Begitu jembatan retak, perbaikan pun  langsung dilakukan.  Pantauan koran ini, selama perbaikan, kendaraan hanya bisa  menggunakan separo badan  jalan. Inilah yang menyebabkan  jalanan macet.

Kemacetan dari timur terjadi mulai Jembatan Pajarakan sampai simpang tiga Semampir, Kecamatan Kraksaan.  Sedangkan di barat, kemacetan  terjadi sampai Karang geger,   Kecamatan Pajarakan.  Sejumlah kendaraan roda empat pun memilih untuk melewati  jalan alternatif. Yaitu, melewati  simpang tiga Semampir ke selatan lewat Selogudik, Kecamatan  Maron dan tembus ke Kecamatan  Gending.

Loading...

Di sisi lain, perbaikan yang dilakukan di jembatan Pajarakan, kemarin menggunakan cara manual. Pengecoran jembatan  yang retak misalnya, tidak menggunakan mesin molen cor. Padahal, pengecoran dilakukan untuk  menutup jalan seluas 3×2 meter dengan ketebalan sampai 20  sentimeter.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifunddin mengungkapkan, kerusakan jembatan Pajarakan kali pertama di ketahui KBO Satlantas Polres Probolinggo Ipda Nyoman. Saat melintas jembatan itu, Ipda Nyoman merasa ada yang bergetar keras. Ternyata, setelah dicek,  ada besi penyangga jembatan  yang lepas dan bagian aspalnya rusak alias retak.

”Itu sejak  kemarin siang (Selasa, Red),  langsung diambil tindakan. Takut jembatan tidak kuat, jadi hanya  jalur utara yang dipakai dengan  sistem buka tutup,” katanya.  Karena kondisi itu, menurutnya,  kemacetan tidak dapat dihindari.  Karena itu, pihaknya mengimbau pada pengendara roda empat  untuk memilih jalur alternatif.

David Mulyanto selaku PPK Jalan Nasional Probolinggo-Situbondo saat dikonfirmasi mengatakan, memang ada besi penyangga yang lepas. Nah, Selasa (1/8) sudah dilakukan perbaikan di bagian penyangganya dengan menyambungkan kembali.Kemudian, kemarin dilakukan perbaikan pada bagian atas atau  aspalnya.

”Kami minta waktu tiga hari untuk menyelesaikan itu. Kemarin (Selasa, Red.) menyambung besi penyangga. Hari ini (kemarin, Red) pengecoran. Diperkirakan besok sore (hari ini) sudah kering dan bisa digunakan lagi,” terangnya. ( radar)