Browse By

Bekuk Spesialis Pecah Kaca Mobil

Ion (menutup wajah) kemarin diperiksa penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

PURWOREJO – Pelarian Ionbin Syawal, 22, warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, berakhir  sudah. Pemuda yang dinyatakan  menjadi daftar pencarian orang (DPO) atas kasus pencurian  dengan modus memecah kaca   mobil itu, berhasil dibekuk Senin (31/7) lalu.

Sebelumnya, tiga kawannya  sudah berhasil dibekuk. Begitu tahu komplotannya diringkus, Ion sempat kabur ke Kalimantan, selama hampir setahun. Namun, karena rindu akan rumah, dia pulang ke rumah sampai akhirnya dia dibekuk satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Riyanto mengatakan, Ion  dibekuk atas kasus pencurian  di 3 tempat kejadian perkara  (TKP). Yakni, di SPBU Karangketug, Kecamatan Sekargadung Kota Pasuruan; SPBU Grati, Kaupaten Pasuruan; serta Albaka,  Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Sebelum tertangkap, pelaku sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO) dan kabur ke  Kalimantan selama 10 bulan.   Namun, pada hari raya Idul Fitri lalu, ia pulang ke rumahnya.  Nah, Senin lalu, pelaku berhasil  diamankan saat berada di daerah pertokoan di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo.

Loading...

“Alhamdulillah, setelah sempat  buron selama setahun, pelaku bisa kami tangkap Senin malam  lalu. Pelaku ini spesialis pencurian,” katanya. Riyanto menjelaskan, saat beraksi pelaku menggunakan sistem  hunting. Yakni, mengincar korban yang sedang berpergian dan beristirahat di SPBU atau masjid.

Saat korban lengah, pelaku lantas melancarkan aksinya.  Pada aksinya yang terakhir di Albaka, Rejoso, pelaku berhasil  menggondol 3 buah tas, Korbanya, adalah keponakan eks kapolresta. HP dan sejumlah uang  milik korban. Hasil pencurian ini lantas dijual dan pelaku   mengaku memperoleh bagian  sebesar Rp 3 juta. Hasil bagian ini lantas digunakan untuk berfoya-foya.

“Pelaku ini merupakan satu komplotan. Tiga pelaku lainnya  sudah kami bekuk, 1 masih buron.Pelaku akan kami kenakan pasal 363 tentang Pencurian Pemberatan,” pungkas Riyanto. (radar)