Browse By

Arus Lalu Lintas Merambat hingga Sebulan

Pengguna jalan harus melintas bergantian di ruas jalan raya Raci-Bendungan.

Imbas Perbaikan Jalan Raya Raci-Bendungan

KRATON – Para pengguna jalan raya Bangil-Pasuruan, harus lebih bersabar  beberapa hari ini. Sebab, perbaikan  jalan raya pantura mulai Raci, Bangil  hingga Bendungan, Kraton, membuat arus lalu lintas di wilayah setempat merambat.

Dari pantauan Jawa Pos Radar  Bromo, kemacetan jalan di jalan Raci-Bendungan, memang cukup  panjang. Kemacetan yang terjadi,  mencapai kisaran tiga kilometer. Terlebih ketika memasuki jam-jam kerja dan pulang kerja.  Kemacetan semakin parah, sehingga memicu ketidaknyamanan bagi pengendara.

Mereka harus berjalan secara lambat dan beriringan. Maklum, jalur setempat digunakan contraflow. Sehingga,   hanya memanfaatkan satu lajur, Pasuruan-Surabaya. Sementara, lajur Surabaya-Pasuruan  tak bisa difungsikan, seiring adanya  perbaikan.

Loading...

Menurut Purnyoto, Pejabat  Pembuat Komitmen (PPK) jalan Gempol-Pasuruan-Probolinggo-Sukapura Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional  (BBPJN), perbaikan jalan setempat   dilakukan seiring kondisinya yang mengalami kerusakan.

Selain bergelombang, juga ada titik  yang berlubang. Untuk penanganannya, jalan Raci-Bendungan itu pun dilakukan pengerukan. Pengerukan dilakukan untuk mengangkat aspal jalan yang rusak. Purnyoto menyampaikan, pengerukan   aspal tersebut akan dilakukan sedalam 45 sentimeter.

Aspal hasil kerukan tersebut, akan didaur ulang untuk digunakan kembali di jalan setempat.  Sejauh ini, belum sepenuhnya kerukan  diselesaikan karena baru sekitar 20 cm   yang dikeruk. “Panjang jalan yang akan  dikeruk 1 km. Sementara, kedalamannya  total 45 cm,” ungkap Purnyoto.

Ia menambahkan, pengerukan bukan hanya akan dilakukan di lajur Surabaya- Pasuruan. Karena lajur Pasuruan-Surabaya di Raci-Bendungan juga akan dilakukan. Namun, pelaksanaannya akan direalisasikan setelah lajur Surabaya-Pasuruan  diselesaikan.

Nantinya, tak hanya akan dikembalikan seperti semula. Karena jalur setempat akan ditinggikan sekitar sebelas  sentimeter dari kondisi sebelumnya. Ia menyebut, proyek pengerjaan itu  membutuhkan waktu. Bila diestimasi, perbaikan jalan itu membutuhkan waktu sekitar sebulan.

“Pekerjaan terus kami kebut. Siang  malam kami kerjakan, untuk mengejar waktu pelaksanaan. Karena target  kami akhir Agustus ini sudah harus   diselesaikan,” bebernya yang menyebut pelaksanaan jalan itu baru dilakukan  beberapa hari terakhir. (radar)