Browse By

Daily Archives: 2 August 2017

Bekuk Spesialis Pecah Kaca Mobil

Ion (menutup wajah) kemarin diperiksa penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

PURWOREJO – Pelarian Ionbin Syawal, 22, warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, berakhir  sudah. Pemuda yang dinyatakan  menjadi daftar pencarian orang (DPO) atas kasus pencurian  dengan modus memecah kaca   mobil itu, berhasil dibekuk Senin (31/7) lalu.

Sebelumnya, tiga kawannya  sudah berhasil dibekuk. Begitu tahu komplotannya diringkus, Ion sempat kabur ke Kalimantan, selama hampir setahun. Namun, karena rindu akan rumah, dia pulang ke rumah sampai akhirnya dia dibekuk satreskrim Polres Pasuruan Kota. Baca Selengkapnya

Arus Lalu Lintas Merambat hingga Sebulan

Pengguna jalan harus melintas bergantian di ruas jalan raya Raci-Bendungan.

Imbas Perbaikan Jalan Raya Raci-Bendungan

KRATON – Para pengguna jalan raya Bangil-Pasuruan, harus lebih bersabar  beberapa hari ini. Sebab, perbaikan  jalan raya pantura mulai Raci, Bangil  hingga Bendungan, Kraton, membuat arus lalu lintas di wilayah setempat merambat.

Dari pantauan Jawa Pos Radar  Bromo, kemacetan jalan di jalan Raci-Bendungan, memang cukup  panjang. Kemacetan yang terjadi,  mencapai kisaran tiga kilometer. Terlebih ketika memasuki jam-jam kerja dan pulang kerja.  Kemacetan semakin parah, sehingga memicu ketidaknyamanan bagi pengendara. Baca Selengkapnya

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Kembali Dibuka

Puncak Welirang saat difoto dari kejauhan, beberapa waktu lalu. Saat ini, kebakaran hutan di wilayah setempat sudah berhasil dipadamkan. Jalur pendakian pun kembali dibuka.

PRIGEN – Usai ditutup selama  sepekan imbas kebakaran di  kawasan Gunung Welirang, saat ini jalur pendakian di kawasan Tahura R Soerdjo kembali dibuka. Hal itu setelah kawasan pendakian dinilai sudah aman  untuk dilintasi.

Jalur pendakian itu dibuka melalui pos izin pendakian Tretes dan Jatiarjo, Prigen; Tambakwatu, Purwodadi dan Sumber   Brantas, Kota Batu.  Kepastian itu diungkapkan Iwan Harwianto, koordinator lapangan  UPT Tahura R. Soerdjo seksi  Malang wilayah Kabupaten Pasuruan. Baca Selengkapnya

Kapal Diterjang Ombak, Nelayan Tewas

Korban tewas Karpi, 60, disambut isak tangis keluarga saat sampai di rumah duka, kemarin sore di Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu.

DRINGU – Seorang nelayan tewas dan  satu lagi selamat setelah kapal kayu yang mereka tumpangi diterjang ombak,  kemarin (01/8) pagi. Nelayan tewas yaitu  Karpi, 60. Sedangkan nelayan selamat, Wahyudi, 25.  Keduanya merupakan bapak dan anak,  warga Dusun Krajan, RT 006/ RW 002, Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu,  Kabupaten Probolinggo. Baca Selengkapnya

Dibakar Cemburu, Sabet Mantan Suami sang Istri

Korban Supriyadi saat dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo. Jari tengah tangan kanan korban, putus setelah disabet pisau oleh pelaku Eko Suyanto, yang melarikan diri.

SUMBERASIH – Carok yang  di picu persoalan wanita, lagi-lagi terjadi di Kabupaten Probolinggo. Eko Suyanto, 36, menyabet Supriyadi, 36, dengan pisau. Pelaku  Eko cemburu karena menduga korban Supriyadi sering menelepon istrinya.

Peristiwa itu terjadi kemarin (1/8) siang, pukul 14.00, di Blok Brak, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Akibatnya, jari tengah tangan kanan korban putus, setelah disabet pisau oleh pelaku. Baca Selengkapnya

Incoming search terms:

  • berita radar bromo kota

Dimas Kanjeng Divonis 18 Tahun Penjara, PH-JPU Kompak Ajukan Banding

Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat akan menjalani sidang dugaan pembunuhan dan penipuan di Pengadilan Probolinggo, Rabu, 12 Juli 2017.

SEMENTARA itu, Dimas Kanjeng Taat Pribadi langsung menyatakan banding atas putusan 18 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim. Pria berbadan subur  itu menganggap vonis itu terlalu berat dan tidak memenuhi rasa keadilan.

“(Putusan, Red) Beratlah, karena  itu kita ajukan banding,” kata Taat–sapaan akrabnya– singkat. Pada sejumlah wartawan, Taat berharap bisa  bebas dari segala tuntutan.  “Makanya  banding,” terangnya sambil dibawa  petugas ke mobil tahanan yang sudah standby di depan PN. Setelah itu, ia  kemudian dibawa ke Surabaya. Baca Selengkapnya

Vonis Ringan Bagi Otak Pembunuhan

Taat Pribadi menundukkan wajahnya saat mendengarkan majelis hakim membacakan amar putusan.

Taat Pribadi ‘Hanya’ Diputus 18 Tahun Penjara

DIMAS Kanjeng Taat Pribadi, pemilik padepokan  dengan nama yang sama, memang sudah dijatuhi vonis oleh majelis hakim. Namun, putusan itu jauh  di bawah tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut  Umum (JPU). Dimana JPU menuntut Taat–sapaan  akrabnya – dengan hukuman seumur hidup. Baca Selengkapnya