Browse By

PH Tak Yakin Dimas Kanjeng Bebas

Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat mengikuti sidang beberapa waktu lalu.

KRAKSAAN – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, memastikan putusan kasus dugaan pembunuhan dengan  terdakwa Dimas  Kanjeng Taat Pribadi,  siap dibacakan dalam persidangan hari ini (1/8). Hal itu ditegaskan Humas PN  Kraksaan Yudistira Alfian pada Jawa Pos Radar Bromo, kemarin (31/7).

Sidang vonis itu, menurutnya, sama dengan sidang-sidang  sebelumnya. “Kami sudah siapkan segalanya untuk sidang putusan itu. Mulai dari keamanan, terutama amar putusannya sudah siap dibacakan,” terangnya. Untuk keamanan, pihaknya berkoordinasi dengan  Polres Probolinggo. Ia berharap, sidang berjalan lancar dan tidak ada insiden yang terjadi.  

Sementara itu, penasihat hukum (PH) terdakwa, Muhammad Sholeh, tetap bersikukuh jika kliennya  tidak bersalah. Meski begitu, Sholeh–sapaan akrabnya–tidak yakin jika Taat Pribadi akan bebas dari  jerat hukum. Sebab, sejak awal persidangan itu sudah terbawa opini bahwa kliennya bersalah.  Opini yang dimaksud, Taat Pribadi suka menipu dan telah membunuh pengikutnya.

”Padahal, opini yang berkembang itu semuanya tidak benar,” tegasnya. Sholeh mengatakan, fakta persidangan sejak awal sampai akhir, tidak ada bukti maupun keterangan saksi yang menyebutkan kliennya terlibat dalam kasus  pembunuhan pada korban Abdul  Gani.

Loading...

“Karena itu, kami tetap berharap majelis hakim untuk memutuskan perkara sesuai fakta dalam persidangan. Sehingga, keadilan benar ditegakkan,” harapnya. Terpisah, Kasi Pidum Kejari Kabupaten Probolinggo Januardi Jaksa Negara mengatakan, pihaknya tetap optimistis terdakwa Taat  Pribadi diputus bersalah sebagaimana dalam tuntutan sebelumnya.

Alasannya, dalam fakta persidangan, ia melihat sudah nyata keterlibatan terdakwa. “Soal putusan itu menjadi wewenang majelis hakim. Kami akan nyatakan sikap saat sudah dibacakan amar putusannya,” terangnya. 

Sebelumnya, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, akan  menyiapkan personel tambahan guna mengamankan sidang tersebut. Penambahan personel di lakukan untuk mengantisipasi  pengikut maupun keluarga korban yang tidak terima atas putusan  majelis hakim. Apalagi, di hari   yang sama juga digelar sidang penipuan dengan agenda pembacaan tuntutan.  

“Kami sudah siapkan pengamanan untuk sidang Selasa besok,” katanya. Kapolres menjelaskan, selama ini pengamanan  sidang Taat Pribadi memang dilakukan dengan ketat. Mengingat, banyak pengikutnya yang hadir langsung untuk menyaksikan jalannya persidangan. 

Saat sidang putusan nanti, diperkirakan jumlah pengikut yang  datang jauh lebih banyak. Paling tidak ditambah dua kali lipatnya.  Bahkan, pihaknya siap menurunkan personel Brimob dalam pengamanan sidang tersebut. (radar)

Incoming search terms:

  • Radar bromo pembacaan fonis dimas kanjeng taat