Browse By

Buru Jaringan Totok dan Sugianto

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Fatkhur Rahman (kiri) dan Kabid Pemberantasan BNNP AKBP Wisnu Chandra, menunjukkan BB sabu.

SURABAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim terus melakukan pendalaman usai menangkap dua bandar narkoba asal Kota Pasuruan, Minggu  (30/7). Salah satunya denga menelusuri SL, yang dikatakan Achmad Sugianto sebagai sosok yang  mengendalikannya melalui Lapas Klas I Porong, Sidoarjo.

“Dua orang ini sudah TO (targetoperasi, Red) lama. Di atas mereka, ada jaringan yang lebih besar lagi,” kata Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu  Chandra. Selama ini, mereka memasok barang untuk pengguna yang ada di wilayah timur. Seperti Pasuruan, Probolinggo, Lumajang,  Jember, sampai Banyuwangi.

Sabu seberat 3 kilogram yang berhasil disita petugas dalam penangkapan kemarin, menurut Wisnu, merupakan sabu kelas  satu. Jaringan Sugianto dan Totok,  mendapat barang ini dari Tiongkok. Sebagian lagi dari Taiwan.  “Ungkap kasus ini tergolong kecil. Karena transaksi sabu di Jatim  ini bisa 10 kali lipatnya atau ratusan kilogram,” terang Wisnu.

Sementara itu, Polres Pasuruan Kota juga telah memasukkan  nama dua pelaku dalam TO mereka. “Dua tersangka itu sudah setahun terakhir menjadi TO  ka mi dalam kasus narkoba,” ujar  AKP ML Tadu, kasat Resnarkoba  Polres Pasuruan Kota. 

Loading...

Selain dua tersangka itu, Tadu menyebut adanya beberapa TO  lain yang juga terlibat dalam jaringan Totok Suryanto. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sempat melakukan penggerebekan beberapa kali di rumah Totok  Suryanto.

“Sempat kami lakukan penggerebekan, tetapi rupanya pengintaian terbongkar. Totok tidak pernah kami temukan dirumahnya. Dia terbilang licin,”imbuhnya.  Selain itu, Tadu menyebut  adanya penangkapan terhadap jaringan lokal yang mempunyai keterlibatan Totok Suryanto cs. 

“Jaringan lokalnya pernah kami  tangkap atas nama Hudi di TKP  Gondanwetan dengan BB sabu seberat 1 ons,” tandasnya. Di sisi lain, peredaran narkoba  di wilayah Kota Pasuruan terus diberantas. Ada tiga pengedar  narkotika jenis sabu yang berhasil ditangkap.

Tim Buser Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota  berhasil membuyarkan transaksi yang dilakukan di tepi jalan Perumahan Lentera Cluster, Kelurahan/Kecamatan Purworejo,  Rabu (26/7) dini hari.  Ketiga pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu yakni Fatchur Rozaf, 33, warga Kelurahan Pucangan, Kecamatan Purworejo; M Arobi, 38 dan M Syaifudin, 27, warga Kelurahan Kepel, Kecamatan  Bugul Kidul. Dari ketiga tersangka, petugas menemukan narkotika  jenis sabu seberat 0,63 gram.  

“BB itu kami amankan dari tersangka Fatchur, sedangkan dari tersangka Syaifudin ada rangkaian bong dari botol kaca. Dugaan kami, barang itu akan dipakai bersama,” ungkap AKP ML Tadu, kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota.  

Setelah dilakukan penyidikan  terhadap ketiga tersangka, petugas  menjeratnya dengan Pasal 112  juncto 114 UU Nomor 35/2009. “Tersangka sudah kami tahan, ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimalnya seumur hidup,” jelasnya. (radar)