Browse By

Motor v Motor, 3 Kritis, 1 Luka Ringan

Dua dari empat korban yang kemarin terlibat kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jati, dirawat di IGD RSUD dr Mohamad Saleh.

MAYANGAN – Peristiwa kecelakaan siang kemarin terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan. Dua motor saling bertabrakan. Akibat kecelakaan tersebut, tiga korban mengalami kritis dan  satu luka ringan.

Diketahui tiga pengendara kritis yakni Januar Ardi, 17, warga Tanjung, Mayangan;  Atar Firdaus, 17, Sidoarjo; dan Gatot   Hariyanto, 47, warga Desa Pesisir, Kecamatan Dringu.  Sedangkan satu korban luka ringan yakni Juana Fitriani, 40,  yang tak lain istri dari Gatot Hariyanto.

Menurut Bahri, 52, warga di se itar lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat motor Honda Revo hitam nopol N 2592 QM melaju dari arah selatan menuju utara. Motor itu dikemudikan Gatot alias Priayang, yang membonceng Juana Fitriani.

Selanjutnya dari arah berlawanan ada sepeda motor Satria  FU tanpa pelat nomor yang melaju dengan kecepatan kencang. Motor  itu dikemudikan oleh Januar Ardi.  Saat itu Januar berboncengan  dengan Atar Firdaus.   Saat di lokasi kejadian, motor Suzuki Satria FU terlihat hendak  menyalip kendaraan lain.

Loading...

Namun,  lantaran tidak bisa mengontrol,  tiba-tiba motor beradu moncong  dengan motor Honda Revo. Seketika itu kedua kendaraan  itu pun saling terlontar. Warga yang melihat kejadian itu langsung berkumpul. “Saya   dibantu dengan warga sekitar  langsung menolong korban dan  untuk dibawa ke RSUD Moh.  Saleh,” terangnya.

Insiden kecelakaan juga memantik petugas dari Satlantas Polres Probolinggo Kota datang.   KBO Satlantas Polres Probolinggo Kota Aiptu Usman yang langsung   mendatangi lokasi kejadian mengungkapkan bahwa kedua pria remaja yakni Januar dan Atar,  melaju dengan kencang dan tidak  mengenakan helm.

Atas kejadian itu, ketiga korban yang mengalami kritis, mengalami luka parah di bagian kepala.  Ketiganya bahkan berkali-kali  mengeluarkan darah dari hidung  dan mulut.   “Ada luka dalam. Kemungkinan gegar otak. Untuk korban yang luka ringan (Juana Fitriani, Red)  hanya mengalami luka gores di  dahi dan tangan,” beber salah  satu petugas medis di rumah  sakit.

“Korban atas nama Gatot hendak  pulang usai berkunjung dari rumah kerabatnya yang ada di  Pesisir. Sedangkan untuk kedua remaja yang dari arah utara menuju selatan masih belum diketahui, mengingat masih tak sadarkan diri di IGD RSUD. Moh  Saleh,” beber Usman.

Menurutnya, kejadian serupa bisa dihindarkan jika pertama selalu menggunakan keamanan dalam berkendaraan. Salah satunya helm dan tidak ugal-ugalan ketika berkendara, serta harus  berkonsentrasi. “Sementara itu, remaja yang  kritis itu selain tak menggunakan helm, juga melaju dengan kecepatan tinggi. Pada akhirnya tak bisa mengontrol kendaraannya,” pungkasnya. (radar)