Browse By

Laka Tewaskan Bapak Anak, Sopir Bus Tak Jadi Tersangka

Motor Honda milik korban bapak dan anak yang tewas terlindas truk, Jumat (28-7). Sopir bus tidak jadi tersangka pada laka ini

PASURUAN – Meski diamankan, sopir bus karyawan milik PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), Sutiko, 48, tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan bapak dan anak, Jumat (28/7). Keputusan itu diambil, setelah  petugas melakukan penyidikan  1 x 24 jam pada warga Dusun Sedengan, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan itu.

“Selain berdasarkan penyidikan, hasil olah TKP (tempat kejadian  perkara) yang dilakukan petugas juga tak menunjukkan adanya fakta bahwa sopir bus bersalah,”  terang Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Heri Purnomo.

Sopir bus sendiri menurut Ipda Heri, memang langsung diamankan setelah kecelakaan terjadi. Itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan, lantaran polisi memerukan sejumlah keterangan darinya. Dikatakannya, penyidikan pada sopir bus, mengungkap beberapa fakta penting tentang kecelakaan  yang terjadi di Jalan Patiunus, Kelurahan Bugulkidul, Kota Pasuruan itu. Di antaranya, posisi bus karyawan sesaat sebelum  kecelakaan.

“Bus karyawan tidak menyalahi  peraturan lalu lintas. Saat kejadian, bus karyawan melaju pada  ruas jalurnya. Apalagi kecepatannya saat itu sangat lambat,” ujarnya. Heri membeberkan, saat itu bus karyawan berjalan lambat,  karena sempat berhenti tepat di  depan SDN Krampyangan di  Jalan Patiunus.

Loading...

Saat itu, sekuriti  SDN Krampyangan menghentikan bus, karena tengah menyeberangkan sejumlah siswa. Setelah siswa menyeberang, bus karyawan berjalan lagi dengan  pelan. Tak jauh dari SDN Krampyangan, yaitu sekitar 15  20 meter di utara SDN Krampyangan, kemudian kecelakaan itu terjadi.

Jika melihat olah TKP juga menurutnya, justru korban yang lalai  dalam mengemudikan sepeda motornya. Namun, menurut IpdaHeri, tidak ada ada indikasi tersangka dalam kasus ini.  “Jadi kecepatan bus saat itu  sekitar 10 kilometer per jam. Berdasarkan olah TKP dan ke terangan saksi, sejauh ini tidak  ada indikasi adanya tersangka,”  pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Eko  Aris Nuriyanto, 37 dan Rafa Aludrah Firzah, 10, warga Perumahan  Ta man Asri, Kelurahan Tembokrejo, Kota Pasuruan, tewas kecelakaan terlindas bus karyawan milik PT. CJI. Kecelakaan terjadi di Jalan Patiunus, saat  Eko hendak mengantarkan anaknya itu ke SD Al Kautsar, sekitar  pukul 06.00.

Saat itu, keduanya berboncengan menggunakan motor Honda Spacy bernopol N 3896 XN.  Motor melintas dari arah selatan  ke utara.  Ketika melintas di Jalan Patiunus, motor korban beriringan dengan sebuah bus karyawan milik PT CJI yang dikemudikan Sutiko.

Bus bernopol N 7205 T itu melintas dari arah yang sama.  Saat itu, Eko bermaksud menyalip bus karyawan itu dari arah kiri di bahu jalan. Namun, jalan yang licin setelah hujan, membuat  motor yang dikendarai bapak dan anak ini terpeleset.

Kedua korban pun terjatuh  ber sama motor yang dikendarai.  Mereka mengalami luka parah bagian kepala dan leher, karena  terlindas bus karyawan.  Petugas Unit Laka Satlantas Pol res Pasuruan Kota yang datang ke TKP, membawa jasad kedua  korban ke ruang pemulasaran  RSUD dr R Soedarsono untuk  dilakukan visum etrepertum.  Sementara sopir bus karyawan  diamankan. (radar)