Browse By

Hendak Pesta SS, Pelajar SMK Diringkus Polisi

NI (Diborgol) yang kini sudah ditahan di Mapolres Pasuruan.

PRIGEN – Peredaran narkoba memang sudah mengkh awatirkan lantaran sasarannya semakin meluas. Bukan hanya orang dewasa dari profesi apapun. Pelajar  sekolah kini juga ada yang tersandung. Seperti yang dialami NI, 17.

Selasa (25/7) lalu dia bersama rekannya yakni Tahyudin Santoso, 24, hendak berpesta narkoba.  Namun, belum sempat memakai,  keduanya justru diringkus anggota Satreskoba Polres Pasuruan.  Kedua pemuda yang tinggal di  Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, tersebut kini  harus meringkuk di sel.

NI yang masih berstatus pelajar di sebuah SMK wilayah Pandaan tersebut, diringkus lebih dahulu saat berada di tepi jalan Kelurahan Pencalukan, Kecamatan Prigen,  sekitar pukul 20.30. Sementara  rekannya, Tahyudin ditangkap  saat berada di rumahnya sekitar  pukul 20.40.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono mengutarakan, penangkapan kedua pelaku bermula dari penyelidikan yang dilakukan anggotanya terhadap NI. Menurut Nanang, pelaku atas nama NI disebut- sebut kerap membawa dan mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS). Hal itu, terbukti ketika anggotanya mendapati pelaku di tepi jalan Pencalukan, Kecamatan Prigen.  

Loading...

Ketika itu, petugas yang melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, mendapati barang  bukti berupa SS seberat 0,2 gram.  Saat diperiksa, NI mengaku kalau  barang tersebut hendak digunakan  untuk berpesta bersama temannya, Tahyudin.  

“Begitu mendapati informasi tersebut, petugas kemudian bergerak menuju rumah tersangka  Tahyudin yang ada di Lingkungan  Jeruk, Kelurahan Leduk, Kecamatan Prigen,” jelas Nanang.  Tak butuh waktu lama, petugas kemudian menggerebek rumah Taahyudin.

Dalam penggerebekan  itu, petugas mendapati sejumlah barang bukti. Selain SS seberat  total 4,26 gram, petugas juga  mengamankan sebuah timbangan elektrik, sebuah kotak permen,  sebuah handphone, dan sejumlah  barang bukti lainnya.  

Lelaki yang seharinya berbisnis jual beli mobil ini kemudian di-  giring ke Mapolres Pasuruan,   ber sama NI yang tertangkap lebih dulu. Kini, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal  112 jo pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.  Ancamannya, 10 tahun penjara.  (radar)