Browse By

Gagal Jambret, Pelaku Dimassa

Dadan Mega Sukmawati, korban jambret saat dirawat di UGD RSUD dr Mohamad Saleh.

SEMENTARA itu, aksi heroik dilakukan Dadan Mega Sukmawati, 22, warga Dusun Kaliamas, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Ia yang menjadi korban penjambretan, tak mau menyerah  begitu saja.

Dengan sisa keberaniannya, korban mengejar pelaku. Setelah dekat, korban memegang pelaku hingga keduanya sama-sama terjatuh. Saat ditemui koran ini tadi malam, Mega terbaring lemas di IGD RSUD Mohamad Saleh.

Perempuan berkacamata ini mengalami luka lecet di kaki dan tangannya, usai menjadi korban penjambretan. Saat dijambret itulah, ia terjatuh dari motornya. Mega dijambret di Jalan Slamet  Riyadi, Kelurahan Kanigaran,   Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, sekitar pukul 19.15.  Namun, aksi pelaku yang berinisial, SR, 23, berhasil digagalkan oleh korban.

Menurut Erik, 32, kakak kandung  korban mengatakan, Mega saat itu hendak bertemu dengan temannya. Lantaran bingung, di tempat kejadian perkara (TKP),  korban menghentikan laju motornya. Korban lantas menghubungi temannya via WhatsApp (WA).

Loading...

“Dari ceritanya adik, dia bingung lokasi temannya menunggu. Sehingga, ia berhenti dan menghubunginya,” terang Erik. Namun, dari arah belakang tiba-tiba ada seorang pria dengan  menggunakan motor Honda Beat   putih nopol N 5122 QW, yang kemudian merampas ponsel korban.

Setelah berhasil merampas  ponsel, pelaku langsung kabur ke arah timur. Untungnya motor korban  dalam kondisi hidup. Korban  spontan mengejar pelaku. “Pelaku sendirian. Awalnya setelah mengambil ponsel, pelaku   lari, tapi tidak kencang.

Ketika adik saya mengejar, pelaku tambah kencang. Tentunya adik saya  tidak mau kalah. Ketika motornya terkejar, adik saya memegang salah satu bagian kendaraan pelaku sehingga keduanya terjatuh,” bebernya. Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung menghadiahi pelaku  dengan bogem mentah.

Motor  pelaku juga jadi sasaran amuk masa. Tak lama setelah itu, polisi yang mendengar informasi itu, langsung merapat ke TKP guna mengamankan pelaku dari amukan masa. Pelaku dan motornya  di bawa ke Mapolresta. Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Pujiyono belum  berani menetapkan tersangka pada SR. Alasannya, tak ada bukti dan saksi jika SR adalah pelakunya.

Sementara untuk meminta keterangan korban, masih belum bisa. Lantaran korban masih  dirawat.  “Kami masih melakukan proses  penyelidikan. Untuk pria yang diamankan hanya terduga. Mengingat kita belum tahu secara  detail kronologinya. Sebab, korban sendiri masih dirawat di  rumah sakit. Serta, tak ada saksi lainnya,” bebernya. (radar)