Browse By

Melawan, Residivis Curanmor Didor

Tersangka Mi’an harus dipapah setelah kakinya ditembak polisi karena berusaha melawan saat hendak ditangkap usai mencuri motor, Rabu (19/7).

KRAKSAAN – Pernah dipenjara selama 10 bulan karena mencuri sepeda motor, tak membuat Mi’an, 39, jera. Rabu (19/7)  malam, dia kembali beraksi di Dusun  Pojok II, Desa Pandansari, Kecamatan  Sumber, Kabupaten Probolinggo.

Syukur, aksinya berhasil digagalkan unit  tim khusus reskrim Polres Probolinggo.  Karena melawan, Mi’an juga dihadiahi timah panas di kaki kirinya. Kini, Mi’an  ditahan di Mapolres Probolinggo. Dia  disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang  Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Informasinya, malam itu sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka bersama salah seorang temannya yang berinisial S  mengendarai motor melintas di jalan Dusun Ledok Beras, Desa Pandansari.  Di sana, mereka melihat ada sepeda motor Yamaha Yupiter Z bernopol N 4840 SB milik Asan, 35. Motor itu terparkir di jalan depan rumah korban. 

Mengetahui ada sepeda motor dengan  posisi kunci tidak dicabut, Mi’an turun. Tanpa   babibu, dia langsung membawa sepeda motor itu kabur. Mengetahui motornya dimaling,  korban melapor ke kepala desanya, Tiarso. Laporan itu dilanjutkan ke Unit Reskrim  Polsek Sumber.  

Loading...

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin melalui KBO Reskrim  Iptu Nila Ifo mengatakan, pihaknya langsung  berusaha mencari pelaku. Kebetulan,  saat itu unit tim khusus polres yang tengah melakukan patroli gabungan.  

Polsek Sumber dan tim khusus Polres menyanggong di jalan yang diperkirakan akan dilewati pelaku. Yakni, di hutan pinus Dusun Beji, Desa Cempoko, Kecamatan  Sumber. “Saat menunggu sekitar 30 menit, ternyata benar pelaku melintas dan langsung  dihentikan,” katanya.  

Namun, kata Nila, tersangka Mi’an melawan. Sehingga, petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki  kiri tersangka. Dari hasil penyelidikan, ternyata tersangka ini merupakan residivis  kasus pencurian kendaraan bermotor  (curanmor). Begitu juga dengan tersangka  bernisial S yang kini masih buron.  

Ketika ditemui Jawa Pos Radar Bromo di Mapolres Probolinggo, Mi’an mengaku menyesal mencuri. Pengangguran ini  mengaku, awalnya menolak disuruh S mencuri motor Agus.  “Iya saya melawan saat ditangkap. Saya  pikir bukan polisi, saya pikir mau merampok  saya. Jadi, saya melawan,” ujarnya.

Mi’an mengaku sudah pernah menjalani hukuman selama 10 bulan atas kasus yang sama.  “Tahun 2012 saya dihukum karena mencuri  sepeda motor. Tapi, itu dulu sudah lama,”  ujarnya. (radar)

Incoming search terms:

  • curanmor kecamatan sumber probolinggo