Browse By

Susul Suami ke Penjara

Khalimah bersama barang bukti ribuan butir obat keras yang berhasil disita polisi.

PANGGUNGREJO – Tak belajar dari pengalaman. Begitulah yang dialami oleh Khalimah, warga Jalan Halmahera, Kelurahan Tamba’an, Kota Pasuruan. Setelah SL, suaminya tertangkap polisi lantaran mengedarkan narkoba  jenis pil Carnophen, kini gilirannya menyusul suaminya masuk buih.

Khalimah ditangkap Tim Buser Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota Senin (17/7) lalu.  Seperti biasa, pada saat sebelum dilakukan  penangkapan, Khalimah berada di rumahnya  untuk menunggu pembeli. Namun, sialnya  justru polisi yang datang menghampiri.

Perempuan berusia 35 tahun itu tak bisa mengelak. Saat digeledah seisi rumah, petugas  mendapati sebuah dompet dan tas. “Dari dompet ada 158 butir arnophen dan 25 butir Trihexyphenidyl,” ujar AKP ML Tadu, kasatresnarkoba Polres Pasuruan Kota.

Tak hanya itu,  dari tas yang digeledah, petugas juga menemukan 12 plastik, dimana masing-masing berisi 100 butir obat keras jenis Carnophen. “Totalnya ada 1.200 butir,” imbuh Tadu. Atas dasar itu, petugas kemudian menggelandang  Khalimah ke Mapolres Pasuruan Kota untuk  dilakukan penyidikan. Ia kini telah ditetapkan  sebagai tersangka dan menghuni sel Mapolres  Pasuruan Kota.

Loading...

Penyidik menjeratnya dengan  UU No 39/2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.  Khamilah sendiri masih memiliki suami yang  kini menghuni di penjara. Suaminya yakni SL, divonis 2 tahun penjara pada 2016 silam. Saat  ini SL masih menjalani hukuman. (radar)