Browse By

Meresahkan, 12 Anjal Diamankan

Belasan anjal yang kemarin (18-7) diamankan di Mako Satpol PP Kota Probolinggo.

Sering Bikin Onar di Pasar Gotong Royong

MAYANGAN – Sedikitnya 12 anak  jalanan (Anjal) diamankan Satpol  PP Kota Probolinggo. Ke-12 anjal itu terpaksa dikeler ke Mako Satpol  PP lantaran diduga sering berbuat onar di tempat umum seperti pasar dan museum.

Belasan anjal itu diamankan aparat penegak perda dalam  razia yang digelar siang kemarin. Sebelumnya, Satpol PP sering mendapat laporan dari masyarakat. Isi laporan itu menyebutkan,  bahwa ada sekelompok anak muda yang tindakannya meresahkan. Bahkan, terindikasi layaknya preman.

Kabib Penegakan Perda di Satpol  PP Kota Probolinggo Edy Trisula  mengungkapkan, laporan itu  bahkan diungkapkan para pengunjung dan pemilik toko di  Pasar Gotong Royong. “Kami mendapatkan laporan dari warga  jika ada sejumlah anjal yang  menjadi preman. Selain mengganggu, mereka juga berteriak- teriak tidak jelas. Sehingga, kami  langsung mendatangi lokasi sekalian melakukan razia,” terang  pria yang akrab dipanggil Edy  itu.

Loading...

Titik pertama razia yang dikunjungi adalah Pasar Gotong Royong. Di sana, Satpol PP berhasil mengamankan 9 anjal. Saat diamankan, diduga mereka habis pesta miras. Itu, lantaran tercium  bau alkohol dari mulut mereka. Sayang, di lokasi tak ditemukan  adanya botol miras.

Menurut Edy, dari 9 anjal yang ada di Pasar Gotong Royong, dua di antaranya remaja perempuan. Keduanya berasal dari  Mojosari, Mojokerto. “Saya kurang  tahu secara detail usia dan alamat  lengkapnya. Namun, untuk perempuan itu, sebelumnya juga  pernah tertangkap oleh Satpol  PP,” terangnya.

Setelah dari Pasar Gotong Royong, Satpol PP juga berhasil mengamankan 3 anjal di museum  Kota Probolinggo. Sehingga, total  ada 12 anjal yang berhasil diamankan. Mereka lalu dikeler ke  mako satpol PP untuk didata.

Kemudian mereka diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. Edy menambahkan, keberadaan   anjal ini memang marak, yang akibatnya meresahkan masyarakat. Maka, diimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan pada Satpol PP. Termasuk  ju ga anjal yang sering meminta/  ngamen di lampu merah, sebaiknya tidak dikasi.

“Jika ada anjal yang meresahkan,  segera laporkan saja pada kami.  Selain itu, untuk yang biasa meminta-minta di lampu merah,  sebaiknya tidak usah diberi,”  tegasnya. (radar)