Browse By

Satpol PP Bersihkan Puluhan Spanduk

Aparat Dinas Satpol PP Kota Pasuruan saat melakukan penertiban spanduk maupun baliho.

PASURUAN – Puluhan baliho, banner,  dan spanduk yang terpampang di sejumlah jalan protokol di Kota Pasuruan, ditertibkan Dinas Satpol PP setempat, kemarin (17/7). Penertiban itu dilakukan karena keberadaan baliho dan spanduk  itu, melampaui batas waktu perizinan.

Selain itu, keberadaan sarana promosi  itu juga menganggu pengguna jalan  dan fasilitas umum. Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, petugas melakukan penyisiran di sejumlah sentra pertokoan yang berada di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, Jalan Pahlawan, dan  simpang Slagah.

Dari puluhan baliho yang diturunkan itu, sebagian besar merupakan baliho komersial.  Kabid Trantib di Dinas Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi mengungkapkan, penertiban itu bukan kali pertama. Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bagian dari penegakan Perda Nomor 6/2010 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

“Memang ada beberapa baliho yang sudah  habis masa berlaku izinnya,”  terangnya.  Selain itu, banner dan spanduk itu juga dinilai mengganggu pengguna jalan dan fasilitas  umum. “Seperti banner yang di pampang di trotoar, itu kan  haknya pengguna jalan.  Dengan  adanya banner-banner itu, otomatis pengguna jalan yang melintas terganggu. Belum lagi  spanduk yang tidak dipasang di tempat pemasangan reklame,  malah dipasang pada tiang listrik  dan pohon,” tegasnya.

Loading...

Dari penertiban yang dilakukan kemarin, petugas mengamankan sebanyak 22 sarana  promosi komersial. Di antaranya, 2 baliho; 5 banner; dan  15 spanduk. Penertiban itu,  menurut Fadholi, akan terus   dilakukan di beberapa kawasan lain. Terutama sepanjang jalan  yang masuk kawasan protokoler  Kota Pasuruan.

“Penertiban ini akan terus berlanjut, yakni beberapa jalan lain  yang tidak tercover pada hari  ini,” jelasnya. (radar)