Browse By

Sekolah Harus Hindari Perpeloncoan

Ilustrasi

PURWOREJO – Hari ini tahun ajaran baru 2017/2018 akan dimulai. Khusus bagi peserta didik (siswa,Red) baru, akan melakoni masa pengenalan lingkungan sekolah  (PLS) yang diadakan selama 3 hari  pada 17-19 Juli. Masa PLS ini mendapatkan perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Pasuruan.

Dinas meminta agar sekolah  menghindari perpeloncoan.  Sekretaris Dinas P dan K Kota Pasuruan Wasis mengatakan,  PLS bertujuan untuk mengenalkan ling kungan sekolah bagi siswa baru. Sehingga, saat kegiatan sekolah mulai berjalan normal, siswa sudah terbiasa dan tidak terkejut.

Karena itu, pihaknya meminta  agar selama PLS, lembaga sekolah tidak meminta siswa untuk melakukan sesuatu yang aneh  dan sulit dikerjakan. Tujuannya, agar siswa senang dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

 “Segala sesuatu yang berbau perpeloncoan harus dihilangkan.  Karena makna PLS itu untuk mengenalkan kehidupan sekolah bagi siswa baru,” katanya.  Wasis menjelaskan, untuk menghindari adanya praktik perpeloncoan di lembaga sekolah,  Dinas P dan K akan menerjunkan sejumlah pengawas.

Loading...

Pengawas ini nantinya akan memonitor pelaksanaan PLS di sekolah-sekolah di Kota Pasuruan. Menurutnya, kalau sampai ditemukan adanya lembaga yang tetap melakukan tindakan perpeloncoan, pihaknya tidak akan  segan-segan untuk menegur atau memberikan sanksi. Baik kepada   pihak sekolah maupun panitia.

“Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada siswa selama kegiatan PLS nantinya,” terang  Wasis. (radar)