Browse By

Relokasi PKL Kembali Tak Jelas

Puluhan PKL Semarak Alun-alun Kraksaan masih tetap berjualan di sisi timur Alun-alun Kraksaan.

Tempat Anyar 90 Persen Rampung

KRAKSAAN – Rencana relokasi pedagang kali lima (PKL) Semarak Alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, ternyata cukup alot. Rencana Pemkab Probolinggo merelokasi mereka usai hari  raya Idul Fitri 1438 Hijriah, kini kembali menguap.

Sejumlah PKL mengaku rencana mereka akan dipindah kembali molor. Namun, sejauh ini belum  mendapat kepastian kapan mereka akan direlokasi. Sedangkan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyebut  tempat anyar untuk mereka sudah  90 persen rampung.

Ketua Paguyuban PKL Semarak Alun-Alun Kraksaan Moh. Khoir mengaku, beberapa hari lalu pihak nya dipanggil oleh Disperindag Kabupaten Probolinggo. Saat itu, pihaknya diberi tahu jika rencana relokasi PKL Semarak  ditunda lagi.

Loading...

“Kemarin (Sabtu, Red) saya dipanggil kepala dinas.  Katanya pemindahahan teman-teman ini kembali ditunda,” ujarnya, kemarin (16/7). Namun, pria yang akrab dipanggil Heri itu mengaku, penundaan kembali pemindahan puluhan PKL itu tidak disertai dengan jangka waktu yang jelas.

Menurut Heri,  Disperindag hanya menyampaikan jika realisasi rekolasi kembali  ditunda. “Pihak dinas ti dak memberi kepastian terkait kapan kami akan dipindah. Cuma bilangnya ditunda, gitu aja,” jelasnya. Heri memastikan, para PKL sudah siap dipindah ke tempat yang baru  di belakang Masjid Agung Ar Raudlah Kraksaan. Sebab, Pemkab  telah menyiapkan tempat dan menggratiskan semua fasilitas di  tempat yang baru.

“Kalau dipindah, kami siap kapan saja. Kan fasilitas  gratis tanpa adanya pungutan  biaya,” ujarnya.  Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Happy membenarkan  realisasi relokasi PKL dari sisi  timur Alun-alun Kraksaan itu kembali ditunda. Tapi, pihaknya  juga tidak memberikan alasan  jelas terkait penundaan itu.

“Ya, memang kami tunda. Masih ada kepentingan yang tidak bisa diganggu. Sehingga, kami melakukan penundaan terhadap pemindahan para PKL itu,” ujarnya. Menurut Happy, lokasi yang telah disiapkan pihaknya sudah rampung 90 persen.

Di sana, telah disediakan tempat pengambilan air dan  sejumlah lampu penerangan juga sudah terpasang. Sedangkan, untuk lapak para pedagang belum  dipasang karena berbentuk tenda. Tenda itu baru akan dipasang  ketika para PKL sudah pindah.

Diketahui, rencana Pemkab  Probolinggo merelokasi puluhan  PKL Semarak ini sudah dicanangkan sejak 2016. Awalnya, mereka ditarget pindah sebelum akhir  2016. Tapi, kemudian diundur  pada Februari 2017. Rencana  itu, kembali molor pada Maret 2017.

Alasannya, tempat relokasi  yang disediakan masih diuruk. Rencana itu molor hingga Juni 2017 atau sebelum Ramadan 1438  Hijriah. Namun, rencana itu  kembali diundur sampai usai  Lebaran 1438 Hijriah. Kini, kembali  diundur sampai batas yang belum ditentukan. (radar)