Browse By

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil

Petugas medis saat hendak membawa Asmunip dengan ambulans usai ditabrak mobil pikap di Kenduruan, Sukorejo, Rabu (12-7) malam.

Di Wonorejo, Pemotor Jadi   Korban Tabrak Lari

SUKOREJO – Nasib malang dialami Asmunip, 35, warga Dusun  Doyong, Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo. Ia tewas dalam kecelakaan lalu lintas, saat menyeberang dengan berjalan kaki, tertabrak mobil pikap bernopol  N 9162 TE, Rabu (12/7) malam  lalu.

Sebelum tertabrak, korban baru saja pulang dari rumah kawannya di desa tetangga.  Insiden itu terjadi di jalan kabupaten jurusan Sukorejo – Bangil, tepatnya di Desa Kenduruan,  Kecamatan Sukorejo. Akibat ditabrak mobil, korban mengalami luka kepala robek, telinga  mengeluarkan darah, tangan kiri lecet. Jenazahnya dievakuasi ke RSUD Bangil malam itu  juga untuk divisum.

Informasi berhasil dihimpun  koran ini, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22.30. Kecelakaan bermula saat mobil pikap Mitsubhisi L300 nopol N 9162 TE berjalan dari arah selatan ke utara. Mobil itu dikendarai M.   Muksin, 38, asal Desa Kalirejo,  Kecamatan Sukorejo.

Loading...

Sesampainya di TKP, mobil menabrak Asmunip, yang hendak menyeberang dari arah barat ke timur seorang diri. “Pengemudi mobil pikap kurang hati-hati memperhatikan arus lalu lintas di depannya. Posisinya berada di pihak tak menguntungkan dalam kejadian laka  lantas ini,” beber Kaposlantas Sukorejo Aiptu Hardiono.

Usai kejadian berlangsung,  malam itu juga mobil pikap beserta pengemudinya diamankan petugas ke Mapolres Pasuruan di Bangil. Akibat menabrak Asmunip, mobil mengalami pesok di bagian depan. Sementara   sopir hanya mengalami shock.

Sementara itu, di Rembang, tepatnya di Desa Sumberglagah, kecelakaan yang menyebabkan korban tewas, juga terjadi.  Korbannya adalah Moch Badrus   Salam, 25, warga Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo. Ia tewas setelah menjadi korban  tabrak lari pagi kemarin (13/7).

Insiden bermula saat korban  dalam perjalanan menuju ke  Bangil. Ia mengendarai motor  Yamaha Jupiter nopol N 4721  TAE dari rumahnya ke Bangil dengan melitas di jalan Sidogiri-Rembang. Petaka muncul, saat  ia tiba di Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang.

Ketika itu,  korban tak sengaja menabrak motor yang ada di depannya.  Tabrakan dengan motor muatan rongsokan itu, membuat  laju kendaraan motor korban sulit dikendalikan. Hingga kemudian, ia masuk jalur berlawanan. Petaka pun muncul,  menimpa korban.  Karena saat bersamaan, sebuah motor lain  yang tak diketahui identitasnya melintas dari arah Rembang.

Hal itu, membuat tabrakan tak bisa dihindarkan. Akibatnya,  korban jatuh dari motornya. Ia  mengalami luka parah. Telinga dan hidungnya mengeluarkan darah. Tangan kanan beset serta kepala kiri samping mengalami memar. Korban kemudian  dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan.

Sementara, pengendara motor yang terlibat kecelakaan itu memilih kabur dari lokasi kejadian.  Kanit Lantas Polres Pasuruan  Iptu Marti menyampaikan, luka   berat yang dialami korban membuat hidupnya sulit tertolong.

“Korban meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit,”  ungkap dia saat mendampingi  Kasatlantas Polres Pasuruan AKP  Mellysa. (radar)