Browse By

Giliran Tembok Penahan Ambrol

Jembatan Bukwedi Resahkan Pengendara

BUGULKIDUL – Jembatan Bukwedi di Jalan Ir Juanda memang butuh pelebaran. Ini, lantaran sudah beberapa kali, jembatan yang kondisinya bottle neck (terjadi penyempitan jalan, Red) itu ditabrak. Setelah besi di jembatan, giliran tembok penahan yang jebol.

Diduga, ambrolnya tembok penahan terjadi akibat ditabrak. Tak ayal kondisi ini jadi perhatian sejumlah pengguna jalan.  Pengendara resah karena tembok ini menjadi penahan apabila  terjadi tabrakan, supaya kendaraan tak masuk sungai.

Loading...

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ambrolnya tembok berada  di sisi utara. Sisa puing tembok masih ada, namun tinggal sedikit.  Ambrolnya tembok membuat pengendara jalan berharap agar segera diperbaiki. Santoso, warga setempat mengungkapkan, tembok penahan jembatan sudah ambrol sejak  beberapa hari ini. Ia pun berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan, sebab jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan dapat membahayakan  pengguna jalan.

 “Sudah beberapa hari ini, bagian jembatan tersebut ambrol.  Tentunya, kami ingin segera di-lakukan perbaikan. Sebab, kondisi tersebut sangat membahayakan,” katanya. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional  (BBPJN) VIII wilayah Gempol-Pasuruan-Probolinggo Purnyoto mengaku belum mengetahui  jika tembok penahan Jembatan   Bukwedi ambrol.

Namun, ia berjanji akan segera memperbaikinya. Menurutnya, tembok penahan  tersebut sangat diperlukan. Sebab, di lokasi ini terdapat penyempitan jalan. Dikhawatirkan jika tidak ada tembok penahan, maka dapat membahayakan para  pengguna jalan yang melintas.

“Akan kami cek. Kemungkinan penyebab ambrolnya tembok penahan jembatan itu dikarenakan  ditabrak. Selanjutnya, kami akan segera lakukan perbaikan,” terang  pria asal Mojokerto ini. (radar)