Browse By

Tiga Pelajar Tewas Terlindas Truk

Kondisi motor Yamaha Jupiter MX tanpa plat nomor yang dikendarai ketiga korban, saat akan dievakuasi polisi ke mobil Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan dan Nuril Mufida (atas) dan Randika Purnama, kakak beradik yang tewas dalam kecelakaan di jalan Susukanrejo.

Korban Di antaranya Kakak Beradik

POHJENTREK – Kecelakaan maut dengan korban pelajar kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jalan Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, kemarin (8/7). Tragisnya, dua di antara ketiga korban yang masih berstatus pelajar itu, merupakan kakak beradik asal Dusun Cangaan, Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten  Pasuruan.

Keduanya adalah Randika Purnama, 10, dan Nuril Mufida, 15.  Sementara satu korban lainnya adalah Yeni Ayu Lestari, 15,  warga Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Yeni sendiri sejatinya  masih sempat dilarikan ke RSUD dr Soedarsono, Kota Pasuruan. Namun luka parah di kepalanya, membuat teman akrab Nuril ini tak tertolong.

Peristiwa tragis itu bermula saaat Randika Purnama, mengantarkan sang kakak, Nuril, untuk melakukan registrasi di SMP Negeri 1 Pohjentrek. Sekitar pukul 07.30, keduanya berboncengan menggunakan motor yamaha Jupter MX menuju SMP yang lokasinya berjarak sekitar  5 kilometer tersebut.

Loading...

Hanya saja, putra pasangan suami istri (pasutri) Supi’i dan Juwana itu, tidak mengenakan  helm. Randika sang adik, yang mengemudikan motor tersebut. Tiba di sekolah, keduanya kemudian bertemu dengan Yeni, yang juga melakukan registrasi.

Setelah sama-sama merampungkan aktivitas registrasi, ketiganya  pulang. Karena jalur menuju  rumahnya searah, Yeni kemudian nebeng pada Randika dan Nuril. Randika yang masih duduk di kelas 5 SD Negeri Plinggisan itu, kemudian memacu motornya  menuju rumah.

Namun, tiba di  Jalan Susukanrejo, Randika yang  melaju dari arah timur, berusaha melewati sebuah jalan berlubang dengan cara banting setir ke kanan. Nahas, upayanya untuk menghindari benturan lubang jalan justru berujung maut. Sebab, dari arah berlawanan, melaju  sebuah motor yang tak diketahui identitasnya, bermaksud menyalip truk muat batu bata yang ada didepannya.

“Kedua motor sempat bersenggolan, hingga menyebabkan tiga anak itu jatuh,”  terang Yanto, salah seorang warga sekitar.  Disaat yang sama, truk muat  batu bata yang dikemudikan oleh  Sakri, 52, warga Desa/Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, melaju dari arah Kraton menuju Pohjentrek.

Jarak antara ketiga korban dengan badan truk yang cukup dekat, membuat Sakri kesulitan mengen dalikan laju kendaraannya.  Upayanya untuk menghentikan laju kendaraan dengan menginjak pedal rem pun tak menuai hasil. Ketiga korban yang terjatuh ke kanan usai tersenggol motor itu, terlindas truk  bernopol W 8507 K tersebut.

Randika dan Nuril yang saat itu mengalami luka parah pada  bagian kepala, dinyatakan tewas  seketika di TKP. Keduanya lantas dievakuasi ke Ruang Pemulasaran RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. Sementara, Yeni Ayu Lestari yang masih hidup, sempat mendapat perawatan intensif di UGD  RSUD.

Namun, nyawa Yeni yang  dalam kondisi kritis itu tak tertolong. Korban mengembuskan  napas terakhir, lantaran luka yang didera pada bagian kepala cukup  parah. Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Heri Purnomo  mengatakan, pihaknya kini tengah  mendalami kasus kecelakaan  tersebut.

“Sopir sementara ini  kami amankan untuk kepentingan penyidikan,” katanya. Sementara itu, kecelakaan maut itu menuai banyak keluhan dari warga sekitar. Pasalnya,  banyaknya kendaraan bermuatan yang melintas di jalan tersebut kerapkali mengganggu arus lalu lintas.

“Apalagi kalau malam hari, jalanan sedang sepi truk-truk itu semakin ugal-ugalan,” kata Sulton, salah seorang warga setempat. (radar)

Incoming search terms:

  • keclakaan di jln susukanrejo