Browse By

Distop Mendadak, Empat Mobil Tabrakan

Sedan dan minibus, dua dari empat kendaraan yang terlibat laka.

BANGIL – Akibat dihentikan mendadak karena ada kendaraan lain yang akan putar balik, sebuah tabrakan beruntun terjadi  di Jalan Raya Raci, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, kemarin (8/7). Kendati tak ada korban jiwa, namun kemacetan panjang terlihat di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pasalnya, satu mobil yang ringsek akibat kecelakaan tersebut, berada di tengah jalan dan harus dievakuasi terlebih  dahulu.

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan itu terjadi di jalur cepat Jalan Raya Raci dari arah Bangil  menuju ke Kota Pasuruan. Kecelakaan beruntun ini terjadi  sekitar pukul 10.30.  Kecelakaan itu bermula saat Toyota Innova dengan nopol N 1956 WM yang disopiri oleh Saifudin Zuhri, 53, warga Mandaranrejo, Kota Pasuruan, melaju  kencang dari arah barat ke timur.  

Kaget ada yang menyetop di  jalur cepat itu, sopir pun langsung mengerem mendadak. Sayangnya, tak jauh dari mobil Innova, dibelakang ada pikap Mitsubishi L300 nopol W 9193 NH, yang disopiri Khusaeri, 54, warga Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil.

Khusaeri yang juga kaget, langsung ngerem mendadak, dan menabrak bagian belakang Innova. Dibelakangnya lagi, ada mobil sedan merah dengan nopol DK 1415 OJ dengan sopir Abdul Kholiq, 36, warga Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali yang juga akhirnya menabrak pikap.

Loading...

Disusul kendaraan keempat, yaitu Elf Isuzu nopol N 7314 UG yang disopiri oleh Budiono, 39, waga Bendungan, Kraton, Kabupaten Pasuruan.  Akibatnya, keempat mobil  mengalami ringsek. Yang terparah adalah mobil sedan merah  yang penyok bagian depan dan  belakang .

Sedangkan mobil elf, mengalami bemper kanan depan  ringsek dan lampu kanan pecah.  Untuk kendaraan pikap, mengalami kerusakan di lampu depan kiri dan kaca depan pecah.  Sementara mobil Innova, tegrores di bagian belakang. 

Kanit Lantas Polsek Bangil,  Iptu Slamet Aji mengatakan,  laka beruntun ini terjadi lantaran  kurangnya pemahaman warga terkait cara menyetop kendaraan di jalur cepat. Saat itu, banyak warga yang menyetop kendaraan dengan mendadak.  Usai menyetop kendaraan, warga tersebut melarikan diri. 

“Karena mobil depan kaget dipaksa berhenti mendadak, akhirnya ngerem mendadak. Padahal,  di situ jalur cepat. Akhirnya mobil-mobil belakang juga tidak bisa antisipasi, sehingga terjadi tabrakan beruntun,” ungkapnya.

Untuk proses evakuasi sendiri,  sempat menyebabkan kemacetan sekitar 20 menit di jalur  Bangil menuju Kota Pasuruan.  Selanjutnya, keempat mobilpun diamankan ke kantor Satlantas  Bangil. Untuk kerugian material sendiri masih dihitung. Sedangkan untuk pembantu pemutar arus balik, Lantas Bangil  mengatakan akan segera melakukan pembinaan. (radar)