Browse By

Antisipasi Teror, Polisi Perketat Penjagaan

 

Anggota unit Sabhara membidik pelaku “teror” dalam simulasi yang digelar di Mapolres Pasuruan Kota.

PANGGUNGREJO – Suasana  Mapolres Pasuruan Kota kemarin (7/8), mendadak heboh. Seorang pria yang diduga pelaku terorisme, mencoba meledakkan diri di area Mapolres. Petugas yang saat itu berjaga, dengan sigap   melumpuhkan terduga pelaku  teroris tersebut.

Beruntung, dua bom yang masing-masing dilengkapi detonator itu, tak sempat diledakkan.   Pemandangan itu terjadi saat Polres Pasuruan Kota menggelar  simulasi menghadapi aksi teror yang  kini menyasar anggota polisi itu.

Simulasi itu dilakukan sebagai antisipasi adanya teror yang dilancarkan  kelompok-kelompok tertentu. Maklum, baru-baru ini dua  anggota Brimob Mabes Polri ditusuk pelaku teror saat salat di Masjid Falatehan, tak jauh  dari Mabes Polri.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP  Rizal Martomo pada Jawa Pos Radar Bromo mengatakan, anggota kepolisian wajib meningkatkan kewaspadaan. “Kami perintahkan kepada semua anggota  agar bekerja secara optimal. Di  luar pelaksanaan SOP (Standar  Operasional Prosedur, Red), anggota juga harus memiliki ketanggapan terhadap situasi sekitar.  Anggota wajib mengasah intuisi- nya terhadap orang yang memang  patut dicurigai,” ujarnya.

Loading...

Dengan begitu, anggota juga diperbolehkan melakukan tindakan diskresi. Sebagaimana yang disimulasikan kemarin, sejumlah  personel Satuan Sabhara melakukan penanganan dini aksi terorisme. Dimana seorang terduga pelaku teror yang mengenakan   jaket dan ransel, melewati gerbang  dan memasuki Mako tanpa melapor ke pos penjagaan.

“Apalagi setiap harinya di  Mako ini kan banyak tamu yang   hendak melakukan urusan administrasi. Nah, kalau ada terduga pelaku teror berbaur  dengan tamu yang lain, anggota harus cepat tanggap untuk mengantisipasinya dengan melakukan tindakan,” imbuh Rizal.

Rizal menyebutkan, peningkatan pengamanan di sejumlah  sudut Mako perlu dilakukan.  Selain pos penjagaan, juga seperti ruang tahanan, gudang  senjata, serta wisma polisi, juga   harus dijaga maksimal. “Bahkan,  anggota yang sedang bertugas di lapangan juga harus tetap  waspada,” tegasnya.(radar)