Browse By

Antisipasi Teror, Razia Sajam

Lima PSK diamankan saat razia Rabu malam (5-7) oleh Polresta bersama Komisi I DPRD kota di warung remang-remang di Pelabuhan.

Ciduk Lima PSK di Pelabuhan

MAYANGAN – Pelabuhan  Tanjung Tembaga Kota Probolinggo kembali jadi sorotan. Saat digelar razia, Rabu (5/7)  malam, ditemukan lima PKS di  warung remang-remang yang ada di Pelabuhan. Razia sendiri digelar Polres  Probolinggo Kota. Tujuannya,   mengantisipasi teror tindak kriminal yang mengarah pada kekerasan.

Sasaran utama razia   yaitu senjata tajam (sajam). Hasilnya, diamankan tiga sajam dan tujuh warga terduga pemilik  ketiga sajam tersebut. Juga diamankan lima PSK dan 13 kendaraan bermotor yang tidak  di lengkapi surat. Semuanya diamankan di tempat berbeda. Antara lain di Tongas, Pelabuhan  Tanjung Tembaga, Kademangan,   dan Terminal Bayuangga.  

Loading...

”Rinciannya, tiga sajam diamankan di beberapa tempat remang- remang, termasuk tujuh orang  terduga pemilik sajam. Lalu, 13 motor tanpa dilengkapi surat juga  diamankan di sejumlah tempat,”  beber Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal.

Selain itu, diamankan lima PSK dari sejumlah warung remang-remang di sekitar Pelabuhan Tanjung Tembaga. Temuan lima PSK ini   menjadi sorotan Polresta dan Komisi I DPRD Kota Probolinggo.  Polresta dan Komisi I kembali  menyoroti keamanan di wilayah Pelabuhan.

Sebab, lagi-lagi ditemukan aktivitas penyakit sosial  di Pelabuhan. Kapolres pun menegaskan, pihaknya bersama Komisi I akan berkoordinasi dengan KSOP (Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) dan Pelindo untuk membahas masalah ini. KSOP  selaku pemangku wilayah dan  Pelindo terkait izin penjualan pemilik warung.

“Kami akan memanggil Kesyahbandaran dan Pelindo. Serta, meninjau izin penjualan pemilik warung. Kalau ada penjualan  miras atau warung yang digunakan semena-mena untuk PSK, tentunya itu tidak dibenarkan secara  hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I Abdul Azis yang ikut razia mengaku sangat kecewa atas temuan PSK  di warung remang-remang di wilayah pelabuhan. Termasuk minuman beralkohol yang di temukan saat razia di bulan Ramadan lalu.

Kesannya, tidak ada upaya pem binaan terhadap penertiban  penyakit sosial di wilayah otoritas  Pelindo dan Kesyahbandaran itu. “Bahkan, yang parah, ditemukan PSK yang diindikasi praktik permanen di warung tersebut. Seorang PSK didapati menyiapkan  kondom di tasnya,” terangnya.

Azis menegaskan, akan rapat khusus dengan Polresta untuk membahas kondisi wilayah pelabuhan. Tentunya melibatkan  Pelindo dan Kesyahbandaran.   (radar)