Browse By

Pengidap HIV/AIDS Didominasi Kaum Pria

BUGULKIDUL – Penyebaran  penyakit HIV/AIDS di Kota Pasuruan masih cukup tinggi. Selama tahun 2017, Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kota Pasuruan menemukan 8 orang dengan HIV/ AIDS (ODHA). Mayoritas ODHA  didominasi oleh jenis kelamin laki-laki.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan  (P2PL) Kota Pasuruan dr. Shierly  Marlena mengatakan, sampai awal Juni, Dinkes menemukan  8 ODHA baru. Jika diakumulasikan  sejak tahun 2002 sampai saat ini, pihaknya menemukan 169  penderita HIV/AIDS di Kota   Pasuruan.

Ia menjelaskan, penderita HIV/ AIDS di Kota Pasuruan didominasi  oleh laki-laki. Rinciannya, 120 penderita berjenis kelamin laki- laki. Sedangkan sisanya sebanyak  49 orang berjenis kelamin perempuan. Hal ini, disebabkan faktor risiko terjangkit HIV/AIDS pada  laki-laki lebih tinggi.

Loading...

“Selama 2017, kami temukan  8 ODHA baru, sehingga total sejak tahun 2002 ada 169 penderita   (bukan 170 seperti yang tertulis  sebelumnya). Ini, didominasi oleh laki-laki dikarenakan oleh  perilaku mereka,” katanya.

Shierly menerangkan, semakin cepat ditemukan ODHA baru, semakin baik. Sehingga, ODHA  bisa diobati dan virus HIV/AIDS tidak semakin menyebar. Menurutnya, penyebaran HIV/AIDS dapat melalui hubungan seksual  atau pemakaian jarum narkoba suntik secara bergantian.

Ia mengaku, stigma negatif pada  ODHA di Kota Pasuruan masih  tetap ada. Karena itu, Dinkes  bersama komisi pemberantasan AIDS (KPA) di Kota Pasuruan  rutin melakukan sosialisasi ke sekolah atau kelurahan dengan  membentuk kader. Sehingga, saat ditemukan ODHA, langsung dapat dilaporkan ke puskesmas   terdekat.

Dinkes terus berupaya untuk memberantas HIV/AIDS. Salah satunya dengan terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat dengan membentuk klinik infeksi menular  seksual di 8 puskesmas dan care support therapy di RSUD Purut.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat. Sehingga, penyebaran penyakit HIV/AIDS bisa  di minimalisir,” terang Shierly. (radar)