Browse By

Gagal Nyolong Love Bird, Pria Ini Babak Belur Dimassa

KANIGARAN – Gagal nyolong Love Bird, Rosyid, 30, warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, malah bonyok diamuk massa. Beruntung, amuk massa bisa diredam dan pelaku  diamankan ke Mapolresta.

Peristiwa itu terjadi kemarin (5/7), pukul 08.30 di Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kanigaran,  Kota Probolinggo. Burung itu sendiri milik Angga, 28, warga setempat.  Awalnya menurut Angga, istrinya melihat pelaku memasuki rumahnya.

Pelaku lantas melihat Love Bird milik Angga yang ada di teras rumah. Saat itu, istri Angga sempat mengira pelaku adalah teman suaminya yang hendak silaturahmi. Sebab, sekitar satu jam sebelumnya, juga ada teman Angga  yang datang bersilaturahmi.  Karena itu, istri Angga memberitahu bahwa ada temannya datang.

Loading...

Angga yang  ada di kamar, kemudian keluar untuk  menemui pelaku. Namun, saat melihat pelaku, Angga mengurungkan niatnya. Sebab, Angga merasa tidak mengenal pelaku. Merasa curiga, Angga kembali masuk kamar dan memperhatikan gerak- gerik pelaku dari jendela kamar bersama istrinya.

 “Saat itu, istri saya bilang, Yah ada temanmu di depan lihat burung. Namun,  setelah saya lihat, ternyata bukan teman saya. Tapi, tetap saya awasi gerak-geriknya. Soalnya mencurigakan,” kata Angga. Kecurigaan Angga ternyata benar. Setelah  melihat kondisi rumah sepi, pelaku langsung mengambil sangkar burung Love Bird yang ada teras rumah Angga.

Tak mau kecolongan, Angga pun langsung  keluar dan berteriak maling. Teriakan Angga  langsung mengundang tetangga datang.   Bahkan, para tetangga Angga langsung menangkap dan memukul pelaku. Pelaku  pun sempat jadi bulan-bulanan warga.

Pelaku hanya bisa pasrah, saat warga  melayangkan bogem dan tendangan ke  arahnya. Beruntung, hal itu tidak berlangsung lama. Sejumlah warga berhasil meredam   emosi warga lainnya. Pelaku lantas dibawa ke Mapolresta Probolinggo.

“Ketika saya teriaki maling, pelaku langsung melepaskan sangkar burung milik saya. Dan, warga yang mendengar langsung   menangkap dan menghakiminya. Tepat  berada di depan rumah saya,” imbuhnya. Angga mengaku tidak tahu pasti berapa  jumlah pelaku, selain pelaku Rosyid.

“Kurang tahu berapa jumlah pelakunya. Yang saya kejar hanya satu. Di lokasi juga sepeda motor milik pelaku,” imbuhnya.  Pada koran ini, pelaku sendiri mengaku,  tidak ada niatan mencuri burung. Dirinya hendak mencari indekos.

Pria satu anak  itu menambahkan, ia melihat ada sepeda  motor dan pintu terbuka. Sehingga, pasti  ada orang di rumah.  Karena memperkirakan ada orang, dirinya masuk untuk bertanya indekos. Saat masuk itulah, dirinya melihat sangkar burung di   teras rumah terbuka. Bahkan, Love Bird didalamnya hendak kabur. Sehingga, dia berusaha menutup sangkar.

 “Saya tidak mencuri. Saya ke sana untuk mencari indekos. Karena sangkar burung terbuka, takut lepas, maka saya hendak bantu menutupnya,” terangnya. Pelaku mengaku, dirinya juga memiliki beberapa burung sejenis.

“Saya mau beli kroto, pakan burung sambil mencari kosan. Saya punya dua burung,” imbuhnya.  Sementara itu, Kasatreskrim Polresta  Pro bolinggo AKP Pujiono mengatakan,  pihaknya masih melakukan identifikasi
dan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami  masih menerjunkan tim identifikasi ke lokasi kejadian. Nanti hasil dari penyelidikan, serta keterangan sejumlah  saksi, akan diketahui secara pasti kejadian sebenarnya,” ujar Pujiono, singkat.  Saat ini, pelaku masih mendekam di sel  tahanan Mapolresta.

Sejumlah barang bukti  diamankan dari pelaku. Berupa handphone,  dompet, dan sepeda motor Viar nopol N  5751 SF milik pelaku. (radar)

Incoming search terms:

  • maleng d sukabumi probolinggo