Browse By

Prioritaskan PJU di Daerah Rawan

Tahun Depan Dishub Anggarkan 100 PJU

KRAKSAAN – Banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalur Pantura Kabupaten Probolinggo yang mati, kembali menjadi  perhatian sejumlah kalangan.  Sebab, banyak PJU yang sudah bertahun-tahun mati dan sejauh  ini belum diperbaiki.

Belum lagi,  sejumlah titik yang gelap karena memang tak terpasang PJU.  Salah seorang warga Kecamatan Pajarakan, Khusairi mengatakan, jalan raya di jalur pantura masih  banyak yang bergelombang. Selain itu, diperparah dengan penerangan yang minim. Sehingga,  membuat para pengguna jalan,  terutama pengendara motor  makin tidak nyaman.

Loading...

Menurutnya, seharusnya sejumlah titik jalan yang selama ini  minim penerangan segera dilengkapi dengan PJU. Sebab, selain  rawan kecelakaan juga rawan  tindak kriminal. “Ada titik yang dilengkapi PJU, tapi mati. Itu,  sama saja dengan tidak ada PJU.  Seperti, di daerah Pantai Bentar sampai di SPBU Desa Pajurangan (Kecamatan Gending) banyak  PJU tenaga surya yang mati,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD  Kabupaten Probolinggo Wahid  Nurahman mengatakan, terkait  dengan pemasangan PJU Dinas   Perhubungan (Dishub) harus benar-benar memprioritaskan titik- titik tertentu. Seperti, daerah  yang rawan kecelakaan dan  kriminal, daerah wisata, dan daerah perkotaan.

“Pemasangan PJU yang harus diprioritaskan tempat rawan, wisata, serta perkotaan,” ujarnya. Sedangkan, JPU yang sudah mati seharusnya segera ditangani  dengan baik. Jika menyangkut dengan masalah anggaran, entah  itu belum cukup atau sudah cukup bisa dibasar bersama DPRD.  Apalagi, sebentar lagi akan dilakukan pembahasan Rancangan APBD.

“Jadi, sekarang untuk urusan PJU harus ditangani dengan baik demi kepentingan  bersama,” ujarnya. Berkaitan dengan JPU tenaga  surya, politisi Partai Golkar itu  mengatakan, ternyata PJU tenaga  surya ini tidak efekti. Sebab, PJU  ini sering mengalami gangguan.  Sehingga, tidak bisa memberikan penerangan secara maksimal.

“Kalau yang PJU tenaga surya itu memang banyak gangguan. Kalau bisa diganti dengan PJU yang tenaga listrik atau PLN. Sehingga, PJU-nya bisa bertahan lama,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Doddy  Nur Baskoro mengatakan, tahun ini pihaknya akan memasang sejumlah PJU di setiap kecamatan.

“Tahun ini kami akan memasang  PJU di setiap kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Pemasangannya nanti perkecamatan 2 PJU,”  ujarnya. Sedangkan, tahun depan pihaknya akan menganggarkan untuk memasang sekitar 100 PJU.

Selain akan dipasang di jalur pantura dari  Kecamatan Tongas sampai  Kecamatan Paiton, PJU ini juga akan dipasang di jalan Lumajang. “Sebanyak 100 lebih PJU ini akan kami anggarkan tahun depan. Jadi, pemasangannya otomatis  tahun depan,” ujarnya. (radar)