Browse By

Pulang Kerja, Pemuda Dibacok

Solihin terbaring menjalani perawatan di RSUD dr. Moh. Soleh Kota Probolinggo setelah menjadi korban pembacokan di depan SMPN 1 Kuripan, Kabupaten Probolinggo, kemarin.

Diduga karena Asmara

KURIPAN – Nahas menimpa warga Dusun Jati, Desa Karangrejo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, Solihin, 23. Kemarin  (3/7), sekitar pukul 16.00 WIB,  pekerja serabutan itu dibacok dua orang tak dikenal di depan SMPN  1 Kuripan, Desa Kedawung.

Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka bacok. Di antaranya,  luka di bagian hidung, punggung,  dan tangan kanan. Karenanya,  korban dilarikan ke RSUD dr. Moh.  Saleh Kota Probolinggo untuk  menjalani perawatan medis.

Informasinya, saat itu Solihin bersama temannya Sirse, 35,  yang juga tetangganya hendak pulang. Itu, setelah mereka bekerja di rumah salah seorang warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.Dengan mengendarai sepeda  motor Yamaha Vega R, Solihin  membonceng Sirse.

Loading...

Sesampai di depan SMP 1 Kuripan, mendadak mereka dihadang  dua orang tak dikenal. Kedua  pelaku itu langsung membacok Solihin yang saat itu menyetir motor. Bacokan salah seorang pelaku mengenai tangan kanan korban. Sedangkan, bacokan  pelaku lainnya mengenai bagian  hidung korban.

Tak ayal, motor yang dikemudikannya oleng dan jatuh. Anehnya, pelaku yang memang sengaja menghadang mereka, tidak melukai Sirse sama sekali. Malah, ke dua  pelaku terus berusaha membacok Solihin yang saat itu sudah tak  berdaya. Bacokan itu juga membuat  punggung Solihin sobek.

“Solihin terus berteriak minta  tolong. Saya tidak diapa-apain. Tapi, mau menolong saya takut  wong gak membawa apa-apa. Saya cuma melihat Solihin saat jatuh itu masih dipegangi oleh salah  seorang pelaku dan pelaku yang  lain membacok punggungnya,” ujar Sirse, di RSUD dr. Moh. Saleh  Kota Probolinggo, kemarin.

Usai membacok punggung korban, menurut Sirse, para pelaku kabur meninggalkan Solihin yang bersimbah darah. Mendapati itu, Sirse mencari pertolongan untuk membawa Solihin ke polsek  terdekat. “Saya mau bawa sendiri saya tidak bisa naik sepeda motor.  Setelah dibawa ke polsek langsung  dibawa ke sini (RSUD dr. Moh. Saleh),” ujarya.

Kapolsek Kuripan AKP Gunawan mengaku, pihaknya masih mengejar kedua pelaku yang membacok korban. Selain itu, pihaknya juga  masih memeriksa para saksi dan  melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Katanya, berdasarkan  informasi sementara, motif pembacokan ini karena asmara.

“Kami masih terus melakukan  penyidikan. Kami mencari keterangan dari saksi-saksi. Selain itu, juga mengumpulkan data siapa saja yang melewati jalan itu. Kalau motifnya, dari infomasi yang kami dapatkan tentang asmara,” ujarnya.

Dugaan ini, karena sebelumnya  korban pernah mengantarkan istri  seseorang yang diduga pelaku.  Tapi, polisi belum mau mengungkap siapa yang diduganya. Sedangkan, Solihin kemarin belum bisa dimintai keterangan. (radar)

Incoming search terms:

  • sidang pembacokan di smp kuripan
  • smpn 1 kuripan