Browse By

Temukan 170 ODHA Baru

Jauh Meningkat Dibanding 2016

PURWOREJO – Jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Pasuruan meningkat tajam. Dari 151 penderita baru di tahun 2016, tahun ini merangkak naik di angka 151 penderita baru. Padahal, angka itu masih sampai awal Juni. Meski begitu, Komisi Pemberantasan AIDS (KPA) setempat, justru menyambut positif kemunculan angka itu.

Pengelola program pemberantasan  HIV/AIDS KPA Kota Pasuruan, Samsul Arifin mengatakan, kenaikan itu justru memudahkan pemberantasan HIV/AIDS di Kota Pasuruan. “Peningkatan jumlah penderita di Kota Pasuruan, merupakan hal  yang positif.  Pasalnya, ini menunjukkan  adanya kesadaran masyarakat untuk periksa kesehatan, pelayanan kesehatan semakin bagus dan kegiatan pemahaman pada masyarakat berjalan lancar,”  klaimnya.

Loading...

Menurutnya, penyebaran HIV/AIDS disebabkan karena berbagai faktor. Di antaranya, melalui hubungan seksual, persalinan  normal, air susu ibu dari ibu yang  terjangkit virus HIV, sampai bertukar jarum suntik dengan penderita HIV. Ironisnya, mayoritas penderita HIV/AIDS di Kota Pasuruan  didominasi ibu rumah tangga.

“Mayoritas penderita adalah ibu rumah tangga. Bisa disebabkan  oleh suami yang suka “jajan” di luar, atau dari mereka sendiri,” terang Samsul Arifin. Ia menerangkan, untuk memberantas HIV/AIDS, KPA rutin melakukan sosialisasi dan membuat kesepakatan dengan masyarakat, agar segera melapor saat menemukan warga yang terjangkit HIV/AIDS. Lalu kerjasama dengan komunitas untuk membentuk kader.

“Dengan begitu, penderita AIDS semakin banyak yang ditemukan. Sehingga penyebaran virus mematikan ini bisa diminimalisir,” tuturnya. (radar)