Browse By

Pasang Rangka Atap, Pekerja Tewas Tersengat Listrik

TONGAS- Nahas menimpa Nur Huda, 27, warga Desa Tandon Sentul, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Kemarin  (12/5), ia tewas setelah tersengat aliran listrik saat memasang kerangka atap rumah dari galvalum di Dusun Kapasan, Desa Tongas  Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Informasinya, korban bersama rekannya memasang rangka atap di rumah Khoiran, 36, sejak dua hari lalu. Kemarin, mereka melanjutkan pekerjaannya. Mereka  bekerja menggunakan bor listrik  untuk melubangi galvalum dan  memasangnya.

Ketika memasang rangka atap untuk ruang tengah, mendadak tangan kanan korban tersengat  aliran listrik yang berasal dari mesin bor. “Saat itu saya sedang membuat adonan semen untuk tembok yang belum selesai. Tiba- tiba terdengar suara barang jatuh. Ternyata tukang (Nur Huda) yang  memasang galvalum itu yang jatuh,” ujar Khoiron.

Loading...

Khoiron mengatakan, saat itu  korban terjatuh ke sisi kiri rumahnya yang merupakan sebuah toko. Pekerja lainnya dan langsung  melarikan korban ke RSUD  Tongas. “Saat itu korban masih  hidup. Melihat dia kejang, langsung kami bawa ke rumah sakit  di Tongas,” ujarnya.

Namun, sesampai di RSUD  Tongas, korban yang tadinya masih bergerak dinyatakan sudah me ninggal. “Kata dokter sudah meninggal. Tapi, saya maksa untuk di periksa kembali dan  hasilnya tetap sama,” ujar Khoiron.

Sementara itu, Kanit Reskrim  Polsek Tongas Ipda Mawardi mengatakan, untuk sementara korban diduga meninggal karena  kecelakaan kerja. Yakni, alat yang  digunakan korban mengeluarkan listrik dan mengakibatkan kematian.

“Ini, karena kecelakaan  kerja. Listrik keluar dari alat bor  yang digunakan korban untuk  bekerja,” ujarnya. Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, menurut Mawardi,  diketahui korban mengalami  luka pada telapak tangan kanan dan kiri. Telapak tangan kanan yang digunakan memegang mesin  bor robek seperti lengket oleh alat bor. (radar)