Browse By

Industri Mebel Ludes Terbakar

Pemilik Merugi Setengah Miliar

KRATON – Ketenangan warga Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, dini hari kemarin (11/5) langsung buyar. Itu, setelah  industri mebel rumahan milik Suwandi, 55, terbakar.  Seluruh isi gudang yang digunakan untuk industri tersebut, hangus terbakar.

Kerugian atas peristiwa itu mencapai setengah miliar.  Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 03.30. Agus Wahyudi, salah satu warga setempat mengatakan, kobaran api pertama kali muncul di sudut gudang bagian belakang rumah.

Loading...

Warga kaget dan panik melihat api yang  menyala-nyala. Maklum, saat itu sebagian warga masih terlelap. Bahkan, penghuni rumah, Nur Muhammad, 31 dan istrinya,  Risa, serta Satrio, anaknya yang berusia tiga bulan, tak mengetahui peristiwa tersebut.

“Apinya berkobar dari gudang bagian belakang. Saat kami tahu, apinya sudah membesar. Saya  sempat ketok-ketok bagian  pintu depan untuk membangunkan penghuni rumah yang  merupakan anak dari Pak Suwandi,” jelas Agus saat ditemui di lokasi kejadian.

Kepanikan warga semakin  menjadi-jadi, setelah mendengar  suara ledakan tiga kali yang bersumber dari dalam gudang.  Diduga, ledakan itu dipicu dari  drum-drum berisi tiner yang tersulut api. Terlebih, warga yang  rumahnya berdekatan dengan  gudang tersebut.

Material mudah terbakar yang ada di dalam gudang, benar-benar  cepat untuk membuat nyala api membumbung tinggi. “Saya juga ikut memindahkan mobil yang  semula terpakir di depan rumah.  Takut, kalau api itu tak bisa dijinakkan hingga mengenai mobil  saya,” sampainya.

Sejumlah warga yang mengetahui kebakaran itu, bahu membahu untuk menjinakkan api.  Mereka memanfaatkan peralatan seadanya, agar api bisa dipadamkan. Namun, bukan perkara mudah. Kobaran api di  gudang mebeler itu, benar-benar  sulit dipadamkan.

Nyala api yang terus berkobar,  membuat atap bangunan runtuh.  Api pun menghanguskan perabotan dan isi di dalam gudang. Dua motor, dua unit mesin kompresor, laptop, serta barang-  barang mebeler hangus nyaris tanpa sisa.

Butuh waktu hingga dua jam  untuk membuat api benar-benar  dijinakkan. Hal itu teratasi setelah dua unit mobil damkar datang untuk menyemprotkan  air ke bagian gedung yang terbakar. Sekitar pukul 05.30 kemudian, api benar-benar sudah  padam.

Kapolsek Kraton AKP Masroni menguraikan, masih melakukan  penyelidikan terhadap insiden  kebakaran tersebut. Dari pemeriksaan awal, pihaknya  mengindikasikan adanya korsleting listrik  yang ada di bagian gudang.  “Penyebab kebakaran, diduga akibat hubungan arus pendek  listrik,” jelasnya saat dikonfirmasi terkait kebakaran tersebut.

Imbas kejadian tersebut, bangunan rumah dan gudang miliki korban hangus terbakar. Tak hanya itu, sejumlah barang berharga milik korban juga ludes.  Ditaksir, kerugian mencapai Rp 500 juta. (radar)