Browse By

Dua Wisman Dikabarkan Tersesat di Bromo

SUKAPURA – Dua wisatawan mancanegara (wisman) Gunung Bromo asal Prancis, dikabarkan tersesat kemarin (11/5).  Informasi tersebut didapat dari broadcast, yang salah satunya diterima Kabid Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)  Wilayah 1, Fariana Prabandari. Dihubungi melalui ponselnya tadi malam,  Fariana tidak menampik informasi tersebut.

“Saya juga terima informasi itu. Ceritanya, ada orang yang menghubungi PVMBG Bandung, kemudian informasi itu diteruskan ke kami,” terangnya. TNBTS sendiri menerima informasi tersebut sekitar pukul 17.30. Sesuai dengan prosedur, pihaknya langsung melakukan pencarian ke kawasan Bromo yang sering dilalui wisatawan.

Namun, pencarian tidak membuahkan hasil. Karena kondisi gelap, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan hari ini (12/5),  sekitar pukul 06.00. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek  Sukapura dan Koramil untuk membantu pencarian hari ini.

Loading...

Dalam pesan yang diterima TNBTS, kedua wisman itu atas nama Pauline Lanzini dan Zelie Tirand. Keduanya tersesat dan  kecapekan. Sehingga, tidak bisa kembali ke hotel. Hanya saja, Fariana mengaku tidak menemukan  nama-nama itu di daftar penghuni hotel di kawasan Bromo.

“Kalaupun berita ini benar,  kemungkinan kedua wisman ini  merupakan backpaker. Karena  setelah kami telusuri, tidak ada nama keduanya dalam daftar  penyewa kamar hotel,” jelasnya.  Selain itu, diduga wisman ini  tidak melalui jalur semestinya.   “Apalagi kalau mengelilingi Gunung Bromo dan tidak tahu jalan,”  imbuhnya.

Fariana mengatakan, pihaknya   tidak serta merta percaya dengan informasi tersebut. Sebab,  sempat ada informasi serupa,  yakni pendaki Gunung Semeru  yang dikabarkan hilang. Ternyata setelah dikroscek, informasi itu tidak benar. “Tapi, kami  tetap jalankan prosedur pencarian,” jelasnya.

Bagaimana kalau sampai dua  hari tidak ditemukan? “Kami akan lakukan open SAR. Dengan catatan, memang ada informasi valid tentang dua wisatawan  yang tersesat ini,” katanya. Fariana juga berpesan, pengunjung  tetap mematuhi larangan mendekat ke kawah dengan radius 1 kilometer. (radar)