Browse By

Operasi Pekat, Mahasiswi Terjaring di Hotel

6 Mucikari-Pemandu Lagu Diamankan

PAITON – Seorang masiswi sebuah perguruan tinggi di Kabupaten Situbondo, terjaring razia Satpol PP Kabupaten Probolinggo di  sebuah hotel di Kecamatan Paiton,  Kabupaten Probolinggo, kemarin. Mahasiswi bernisial EOE, 22, itu tertangkap saat berada dalam  sebuah kamar hotel bersama seorang lelaki berinisial MR, 23.

Selain pasangan tanpa status sah ini, aparat penegak perda juga mengamankan tiga perempuan pemandu lagu. Masing- masing berinsial LM, 27; LA, 19; dan MJ, 18. Mereka diamankan  Satpol PP dari sebuah tempat   karaoke di Kecamatan Paiton.

Loading...

 Dari tempat karaoke itu, Satpol PP melanjutkan razia ke sejumlah  warung remang-remang di kawasan Pasir Panjang, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton. Dari sana,  diamankan tiga mucikari yang  masing-masing berinisial ES, 40; M, 42; dan LP, 45.

Kemarin, razia ini digelar mulai  pukul 12.30 sampai pukul 15.00 WIB. Pertama, belasan anggota  Satpol PP menyasar sebuah hotel di Kecamatan Paiton. Dilanjutkan ke tempat karaoke dan Pasir Panjang. Mereka yang terjaring  razia dibawa ke kantor Satpol  PP di Kraksaan untuk didata.

MR yang kedapatan berada  dalam sebuah kamar hotel bersama seorang mahasiswi itu, mengaku hanya berteman saja.  Bahkan, mereka baru kenal sejak sebulan lalu. Menurutnya, teman perempuannya itu datang untuk  mengambil sepeda yang dipinjamnya.

“Saya tidak tahu kalau dia sudah berada di kamar. Saat itu saya sedang mandi dan dia langsung masuk untuk mengambil sepedanya. Kemudian, ada petugas dan saya dibawa ke sini (kantor Satpol  PP),” jelasnya. Sedangkan, Kepala Dinas Satpol  PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan,   pihaknya melakukan razia rutin untuk mengurangi penyakit masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Hasilnya, kemarin ada 6 perempuan dan pasangan tidak  sah yang diamankan.

“Kami mengamankan 3 orang mucikari, 3 pemandu lagu, dan satu pasangan tidak resmi,” ujarnya.  Menurut Joko, hasil tangkapannya ini langsung didata dan di bina. Mereka juga diminta membuat  surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Bila sampai mengulang, pihaknya berjanji akan membawa mereka ke pengadilan untuk menjalani sidang tindak pidana ringan. “Para mucikari dan pemandu lagu kami bina untuk  menghentikan aktivitasnya. Sedangkan, pasangan tidak sah yang mengaku magang itu minta membuat surat,” ujarnya.

Mendekati Ramadan, Joko mengaku pihaknya akan makin sering melakukan razia. Tujuannya, mengurangi penyakit masyarakat dan menghormati Ramadan. (radar)

Incoming search terms:

  • pasir panjang paiton
  • razia hotel probolinggo terbaru