Browse By

Wajah Nyonyor usai Curi Motor

BUGULKIDUL – Nur Hasan, 28, nyaris saja tewas Senin (8/5) malam lalu. Warga Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, itu menjadi bulan-bulanan massa lantaran tertangkap warga di Bugul kidul, Kota Pasuruan.

Beruntung saat itu polisi sigap mengamankannya dari amukan massa. Meski begitu, Nur Hasan mengalami luka lebam di bagian wajahnya. Pelipis mata dan dahinya bah kan mengalami luka robek,  akibat pukulan benda tumpul  dan kepalan tangan.

Dia begitu bersyukur polisi menolong dan mengamankannya dari massa  yang waktu itu menjadikannya sansak hidup. Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo, aksi pencurian  itu dilakukan Nur Hasan Senin  sekitar pukul 20.20. Malam itu rupanya dia sudah mengincar  mangsa. Korbannya adalah  Choirul Anam, 52, warga Jalan Pati mura Kecamatan Bugul Kidul,  Kota Pasuruan.  

Loading...

Malam itu, Choirul Anam dan  istrinya baru saja pulang dari rumah sakit. Di rumah korban sendiri ada motor yang sedang  diparkir. Salah satunya motor  Honda Beat bernopol N 2461  WG warna putih, milik anaknya.  

Suasana rumah korban juga sedang sepi. Kondisi itulah yang kemudian  di manfaatkan Nur Hasan untuk  beraksi. Bermodalkan kunci leter T, dia merusak kontak motor. Begitu berhasil, dia hendak  membawa kabur motor. Tapi,  apes baginya lantaran aksinya diketahui Choirul Anam.

“Ketika  itu pelaku sedang menuntut motor untuk keluar. Kontan saja korban lalu berteriak maling,”  beber Kompol Jajak Herawan,  kapolsek Bugulkidul. Pelaku Nur Hasan, kata Kapolsek, sejatinya sudah berhasil menyalakan motor. Namun, terjadi  aksi tarik menarik antara pelaku dengan korban.

Teriakan korban  membuat Nur Hasan ketakutan  hingga dia kabur ke arah  pemakaman Bugul kidul. Tapi, rupanya massa sudah kadung  mendengar dan mencarinya.  Termasuk polisi yang melakukan pencarian terhadap pelaku.

Selang setengah jam kemudian  pencarian berhasil. Pelaku tertangkap di Jalan Salak Perumnas  Bugul Permai. Pelaku selanjutnya  diamankan petugas dan ketika akan dibawa ke mobil patroli, warga beramai-ramai memukuli  terlapor sampai babak belur.

“Massa sudah emosi. Bahkan, ada yang membawa senjata tajam  karena kesal dengan ulah pelaku. Untungnya, tidak sampai di sabetkan ke pelaku,” beber Kapolsek.  Nur Hasan akhirnya berhasil  di keler ke mapolsek. Pelaku lalu di periksa. Nur Hasan yang seharinya kuli bangunan itu akhirnya hanya bisa pasrah saat  di tahan.

“Barang bukti motor dan kunci leter T kami sita untuk kepentingan penyidikan. Kami juga masih mendalami barangkali pelaku pernah terlibat aksi di  tempat lain,” terang Kapolsek. Sementara itu, Nur Hasan yang kemarin ditemui di sel, hanya  bisa tersipu malu. Dia juga masih  menahan sakit.

“Saya kepepet kebutuhan ekonomi. Sebentar lagi puasa dan saya tak punya uang,” katanya polos. (radar)