Browse By

Overkapasitas, Kalapas Anggap Wajar

MAYANGAN – Maraknya tahanan atau warga binaan yang kabur, baik dari lapas maupun ruang tahanan kepolisian belakangan ini, membuat Lapas Klas II B Probolinggo khawatir. Pasalnya, selain overload, petugas  yang bertangggung jawab menjaga  lapas jauh dari ideal.

Hal itu disampaikan Kalapas Imam Purwanto pada Jawa Pos Radar Bromo,  kemarin (9/5). Pria yang akrab di  panggil Imam itu mengatakan, saat  ini ada 405 warga binaan yang ada  di lapas. Padahal, idealnya lapas hanya dihuni 256 orang. Meski melebihi  kapasitas, Imam mengklaim hal itu masih wajar. 

“Baru dikatakan melanggar hak  dari warga binaan, ketika terlalu penuh hingga hanya bisa  bungkuk saja. Dalam satu ruangan, terdapat 16 hingga 17 napi,” tuturnya. Senin (7/5) lalu, Lapas Klas IIb juga mendapat tambahan 29 warga binaan dari Rutan Klas I Medaeng.  

Loading...

Tak hanya itu, jumlah petugas  jaga juga terbatas. Pihak lapas yang menerapkan penjagaan dalam dua shift, mengaku hanya  mengerahkan 8 petugas. Yakni, 4 perugas di shift pagi dan 4 petugas  di shift malam. Padahal, idealnya  seharusnya jumlah petugas dengan warga binaan, 1 banding 10.  Dengan jumlah warga binaan yang  mencapai 405 orang, maka idealnya ada 40 petugas.  

“Empat orang itu, tiga penjaga termasuk komandan dan  satu petugas piket,” teranngnya.  Sejatinya, tiap tahun pihaknya sudah berkirim surat terkait  penambahan personel. Namun,  hingga kini belum terealisasi. “Pada tahun 2015 kita ditambahkan 2 personel, namun pada  tahun ini yang akan pensiun sebanyak 3 personel,” katanya.

Karenanya, pihaknya menekankan pada sipir untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, lapas juga melakukan berbagai cara agar tidak ada warga binaan yang berkeinginan kabur.  Salah satunya dengan intensif  menggelar pengajian.

Seperti yang dilakukan kemarin, lapas menggelar istighotsah agar warga binaan fokus menyelesaikan tanggung jawabnya di dalam lapas.  Wajar jika Imam rada khawatir. Pasalnya, sejumlah peristiwa tahanan kabur, marak belakangan ini.

Mulai kaburnya tahanan  dari ruang tahanan Polres Malang.   Sampai yang membuat heboh, ketika ratusan warga binaan di  Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru kabur gara-gara insiden di dalam lapas. (radar)