Browse By

Dimas Kanjeng Terserang Demam

Sidang Pemeriksaan Saksi Ditunda

SIDANG kasus pembunuhan dan  penipuan dengan terdakwa Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng Taat Pribadi, gagal digelar di Pengadilan  Negeri (PN) Kraksaan, kemarin. Sebab, pemilik Padepokan Dimas Kanjeng,  itu demam dan butuh istirahat penuh  selama 3 hari.

Kajari Kabupaten Probolinggo Nadda Lubis melalui Kasi Pidum Januardi  Jaksa Negara mengatakan, terdakwa sedang sakit. Karenanya, terdakwa  butuh istirahat. Dalam surat keterangan  dokternya, tercatat terdakwa sudah sakit sejak Senin (8/5) lalu.

Loading...

“Terdakwa Taat Pribadi tidak bisa hadir karena sakit demam. Butuh istirahat tiga hari, mulai Senin kemarin sampai Rabu besok,” ujarnya sambil  menunjukkan surat keterangan dokter terdakwa yang diterima Kejaksaan  dari Rutan Medaeng, Sidoarjo.

Karena terdakwa sakit, kemarin Ketua Majelis Hakim PN Kraksaan Basuki  Wiyono memutuskan si dang ditunda Selasa (16/5). Agen danya masih sama, pemeriksaan keterangan saksi. Penasihat hukum terdakwa Muhammad Sholeh membenarkan jika kliennya  sakit demam.

Kon disi itu karena kliennya  kecapekan. Sebab, kliennya harus bolak- balik mengikuti sidang di Kraksaan dua  kali dalam seminggu. Bahkan, kadang  sidang digelar sampai malam. “Kondisinya memang sakit dan harus  istirahat. Kalau dipaksakan malah makin membahayakan kondisi kesehatan Pak  Taat pribadi. Kami memohon pada majelis hakim untuk memberikan waktu istirahat penuh lebih lama supaya bisa  sehat kembali,” ujarnya.

Diketahui, Dimas Kanjeng Taat  Pribadi didakwa membunuh eks anak buahnya Abdul Gani, warga Kelurahan  Semampir, Kecamatan Kraksaan. Selain itu, dia juga jadi terdakwa  dalam kasus penipuan bermodus  penggandaan uang terhadap korban Suhadi Prayitno asal Jember.

Kini, terdakwa ditahan di Rutan  Medaeng Sidoarjo. Sejak beberapa bulan lalu, dua kasus ini di sidang kan  di PN Kraksaan. Kemarin, di agendakan pemeriksaan sejumlah saksi. Tapi, sidang harus di tunda karena terdakwa  sakit. (radar)