Browse By

Lupa Matikan Lilin, Rumah Terbakar

WONOASIH – Gara-gara lupa mematikan lilin, rumah perempuan renta, Atik, 90, nyaris habis terbakar. Beruntung, tetangga sekitar di Jalan Sunan Kudus, RT  4/RW 4, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota  Probolinggo, cekatan memadam kan api. Alhasil, hanya dua ruangan yang terbakar.

Kebakaran sendiri terjadi Minggu  (7/5), pukul 02.30. Saat itu rumah  sedang kosong. Seisi rumah sedang membantu acara kawinan di  rumah Atwani, 44, putra Atik. Selain Atik, anak dan menantunya juga membantu di rumah Atwani.  Yaitu, Siyati, 48, Hariyanto, 52.  

“Semuanya ada di rumah anak saya Atwani. Jaraknya sekitar  500 meter dari rumah saya ini.  Yang tinggal di rumah malam itu, hanya satu anak saya yang  lain,” imbuhnya.  Sekitar pukul 02.30, Hariyanto  pulang. “Waktu itu hati saya  merasa ndak enak. Akhirnya saya  pulang. Ternyata kok benar. Begitu  sampai di rumah, saya melihat api. Saya langsung teriak minta  tolong,” katanya.  

Loading...

Para tetangga Atik yang mendengar teriakan Hariyanto langsung keluar rumah. Tahu ada  kebakaran, mereka langsung memadamkan api dengan alat seadanya. Ada yang memakai timba, sebagian menyemprot api  dengan selang dari pompa air.  

Upaya warga memadamkan api pun berhasil. Api tidak merembet ke semua ruangan. Hanya  satu ruang tidur belakang dan sebagian atap dua ruangan hangus terbakar. Yaitu ruangan utama dan dapur. “Api bisa dipadamkan berkat bantuan dari  tetangga,” tuturnya.

Hariyanto menyebut, kebakaran terjadi karena lilin jatuh dan menimpa barang yang mudah terbakar. Malam itu menurutnya,  istrinya Siyati menghidupkan  lilin dan lampu minyak tanah. Sebab, listrik padam. Setelah itu, Siyati membantu  persiapan acara perkawinan di rumah Atwani.

Diduga, api  dari lilin membakar barang di  rumah. Hingga akhirnya terjadi  kebakaran. Untungnya tidak ada korban  jiwa dalam kecelakaan itu. Hanya kerugian yang ditaksir mencapai  Rp 500 ribu. Atik sendiri menyebut, api  membakar almari dan seluruh  isinya, termasuk dipan di kamar  belakang. Beruntung, alam  itu kamar tidur belakang tidak   di tiduri.

“Biasanya ada anak saya yang  tidur di situ. Tapi, malam itu dia tidur di ruang tamu,” lanjutnya.  (radar)