Browse By

Jambret Babak Belur Dimassa

PANDAAN – Aksi Mochammad Fendik Harianto, 23, yang menjambret kalung Minati, warga Lingkungan Jabon, Kelurahan  Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten  Pasuruan, kemarin (7/5), berhasil digagalkan korban dan warga.

Pelaku berhasil diamankan sekaligus dihajar warga setelah korban berteriak minta tolong. Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo, korban Minati sekitar pukul 16.00 kemarin melintas di jalan kabupaten jurusan Pandaan-Bangil, tepatnya di Lingkungan Wringin Anom, Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan.

Korban baru menyadari jika jadi incaran aksi kejahatan saat motornya dipepet pelaku. Pelaku yang beraksi seorang diri mengendarai motor jenis Suzuki Satria itu, memepet korban dari sisi kanan. Warga asal Dusun Lemaris, Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan, itu kemudian menarik perhiasan  jenis kalung milik korban.

Loading...

Akibat  tarikan itu, korban terjatuh ke sisi kanan dan menimpa motor  pelaku sendiri.  Korban yang melihat pelaku  terjatuh, langsung meneriakinya maling. Teriakan itu didengar oleh warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

Pelaku yang sudah terkepung, langsung jadi bulan-bulanan warga yang geram dengan aksi kriminal tersebut. “Motor pelaku tiba-tiba berada di sebelah kanan motor  saya, posisi mepet. Seketika itu juga, dia langsung menarik kalung  di leher saya. Akhirnya saya terjatuh ke motor pelaku. Kami sama-sama jatuh. Setelah itu, saya langsung meneriakinya  jambret,” ucap Minati, saat ditemui koran ini di Mapolsek Pandaan.

Aksi pelaku sendiri tergolong  nekat. Pasalnya, kendaraan di  lokasi kejadian cukup padat. Beruntung, saat pelaku dihajar  warga, anggota Buser Polsek  Pandaan segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Sehingga, nyawa Fendik selamat.  Pelaku hanya mengalami lebam pada bagian wajah saja.

Ketika diinterogasi awal oleh  Unit Reskrim yang piket sore  kemarin, pelaku mengaku pernah dipenjara dengan kasus yang  sama. Tepatnya 2016 lalu. Saat  itu ia melakukan penjambretan  di Kota Probolinggo. Pelaku  juga sempat menjalani hukuman  penjara di lapas selama lima  bulan.

“Saya sekitar enam bulan lalu keluar dari lapas karena menjalani hukuman kasus jambret di Kota Probolinggo. Saya terpaksa menjambret karena kepepet,” dalihnya. Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pandaan Iptu Agus Purnomo menuturkan, pihaknya masih  mendalami kejadian tersebut. Atas aksi kriminalnya ini, pelakunya dijerat pasal 365 KUHP.

“Ancaman hukumannya maksimal 7 tujuh tahun penjara,” katanya. (radar)

Incoming search terms:

  • hadi curamor pandaan pasuruan
  • aksi jambret swalayan
  • berita kecelakaan di sardo pandaan