Browse By

Lagi, Warga Swadaya Perbaiki Jalan

DRINGU – Warga RT 2/RW 3, Dusun Krajan, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, kembali turun jalan. Kemarin (6/5) pagi, mereka kembali memperbaiki jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan  Dringu dengan Kecamatan Tegalsiwalan ini.

Terhitung, sudah ke lima kalinya mereka memperbaiki jalan tersebut.  Salah seorang warga setempat, Saiful Afandi, 35, mengatakan,  perbaikan ini sudak kali kelima.  Selama itu pula, dana yang digunakan bersumber dari swadaya masyarakat sekitar.

Katanya, sebelumnya pernah melakukan pertemuan dengan pihak Pemkab Probolinggo. Dalam pertemuan  itu, di sepakati jalan ini akan  diperbaiki bulan kemarin. Tapi, sejauh ini belum terealisasi. “Berarti,  itu kan bohong,” ujarnya.

Loading...

Dua hari lalu, Saiful mengaku, pihaknya mendatangi kantor Kecamatan Dringu. Tujuannya, menanyakan kejelasan terkait dengan perbaikan jalan di desanya. Namun,  sekitar sejam menunggu camat  Dringu, tak kunjung ditemui. “Padahal, camatnya ada di dalam. Tapi, bilangnya sibuk lah, masih makan lah, dan sebagainya. Karena tidak ditemui, saya pulang,” ujarnya.

Pedagang cabai itu mengungkapkan, pihaknya beserta warga  sekitar tidak terima jika camat mengatakan, perbaikan jalan  ini dilakukan hasil gotong royong kecamatan dengan warga sekitar. Menurutnya, dari kecamatan  sepeser pun tidak ada sumbangan.

“Kalau pemerintah desa masih nyumbang meski tidak banyak. Kalau dari kecamatan tidak ada sama sekali,” ujarnya. Terpisah, Camat Dringu Kristiana Ruliani mengatakan, terkait masalah pembangunan yang lebih mengetahui secara detail  Dinas PU. Namun, pembangunan  jalan itu sudah direncanakan bulan April dan Mei.

Kristiana mengakui, tidak menyumbang untuk perbaikan jalan secara swadaya itu. Sebab, pihaknya memang tak punya anggaran  untuk perbaikan jalan. “Terkait  dengan perbaikan, itu murni dari swadaya masyarakat. Jadi, tidak ada unsur politik,” ujarnya.

Sedangkan, saat Saiful datang ke kantornya beberapa waktu  lalu, Kristiana mengaku, saat itu  memang sedang ishoma. “Saat  saya selesai makan dan hendak saya temui, orangnya sudah pergi,” ujarnya. (radar)