Browse By

Warung Bakso Terbakar

KEDOPOK – Mitari, 47, warga Jalan Mangga, Kelurahan Sember Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, hanya bisa pasrah melihat warung bakso miliknya terbakar, dini hari kemarin (5/5).  Peristiwa itu terjadi lantaran pemilik ceroboh karena terlelap  saat memanaskan bakso.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo kemarin (5/5), pria yang  akrab disapa Tari ini mengungkapkan, mulanya ia berniat memanaskan bakso yang hendak  dijual. Namun, ia tertidur lantaran kecapekan. “Waktu itu saya capek sekali.  Soalnya habis bantu di rumah  mertua saya yang meninggal. Pada saat kejadian, istri saya tidak tahu. Sebab, ia menginap di rumah mertua,” terangnya.

Tari  baru sadar ketika mendengar suara letusan api. Saat terjaga,  ia melihat si jago merah sudah  melumat habis rombong bakso, serta atap teras warung. “Saya bangun karena mendengar suara letusan. Saya lihat waktu itu di teras dan rombong ada warga merah menyala. Ketika  saya mendekat, ternyata rombong  bakso saya sudah terbakar. Akhirnya, saya memecah jendela untuk  keluar dan meminta bantuan  warga sekitar,” imbuhnya.

Loading...

Beruntung, ada warga yang  menghubungi pihak pemadam  kebakaran. Akibat api tersebut, meja, kursi, dua rombong bakso,  dan atap rumah ludes. “Kalau masalah kerugian sekitar Rp 15 juta. Sebab, piring, botol, rombong, termasuk bahan baku mie dan bakso hangus. Belum lagi kondisi rumah yang rusak lantaran juga ikut terbakar,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Pemadam Kebakaran (Damkar) Puspito mengungkapkan, pihaknya baru diberi tahu adanya kebakaran sekitar pukul 02.30. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 03.30.  “Anggota mendatangi lokasi  dengan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran.  Diperkirakan api setinggi 2 hingga  3 meter,” terangnya.

Menurutnya, pada saat anggota datang, api sudah membesar. Untuk menghindari kejadian  serupa, Puspito mengimbau agar warga lebih berhati-hati. Terlebih  kondisi cuaca yang sedang panas,  serta angin membuat api bisa mudah menyebar. Ia berpesan, jika terjadi kebakaran, langkah awal yang bisa  di lakukan yakni dengan menggunakan keset atau kain basah untuk memadamkan api. Jika tidak  ada air, maka bisa menggunakan  pasir.

“Tentunya juga harus menghubungi pihak pemadam kebakaran,” tegasnya. (radar)